Senin, 24 Agustus 2020

Taukah Kamu Motivasi Terbesar Muncul Ketika Mendapat Masalah

 

Menyambung sebuah cerita dari seorang teman, yang kebetulan bekerja di sebuah media masa cetak nasional. Teman saya ini awalnya termasuk orang yang lugu dan polos. Pergaulannya tidak jauh dari kampung kelahirannya. Ketika itu ia mendapat masalah pekerjaan, ia hanya bekerja serabutan di kampung dengan hasil yang pas-pasan. Sehingga tidak ada pilihan lain, ia harus pergi dari kampung dan mencari pekerjaan yang layak untuk merubah hidupnya. Pada satu waktu ia memberanikan diri untuk melamar pekerjaan menjadi seorang jurnalis di salah satu media masa cetak nasional. Di awal ia hanya bertaruh diri saja, toh itu media besar dan sulit rasannya untuk masuk.  Namun, hasilnya di luar dari prediksi. Setelah melalui beberapa tes yang dikeluarkan perusahaan akhirnya ia keterima menjadi salah satu jurnalis di media tersebut.

Di hari pertama ia dimasukkan di bagian kriminal, itu artinya ia harus berhadapan dengan dunia keras, dunia yang tentu berlawanan dengan dunia awalnya yakni kehidupan yang damai, tentram dan bahkan terjauh dari perseteruan. Itu menjadi masalah besar dalam mengawali karirnya. Sampai di awal ia merasa dirinya tidak mampu melaksanakan tugas pekerjaan itu. Apalagi dalam sehari ia harus mengumpulkan berita kriminal minimal tiga berita, artinya ia harus mencari tiga kasus keriminal untuk di setorkan ke redaktur. Itu yang menjadi masalah besar baginya, tanpa bekal anak jalan (ratanan) ia harus berhadapan dengan naka ratanan.

Namun ketika itu tidak ia berada dalam posisi tertekan. Tertekan atas keadaan dan tertekan akan pilihan yang terbatas. Jika ia menolak dan berhenti menjadi jurnalis, ia akan kehilangan pekerjaan, dan bingung lagi di kampung. Di bulan pertama ia sangat berat menyesuakikan diri. Namun berkat tekanan dan masalah dalam hidupnya yang membuat dirinya tumbuh motivasi untuk berani dan menghadapi resiko-resiko yang dimungkinakn muncul. Berjalan waktu tekanan yang muncul itu berbuah motivasi besar untuk menjalani dan menikmati pekerjaan itu sebaik mungkin. Sampai akhirnya ia sangat nyaman menjadi seorang jurnalis.

Melalui pengalaman teman saya di atas memperlihatkan bahwa motivasi besar itu terdapat ketika mendapatkan masalah. Meskipun setiap orang memiliki motivasi sendiri-sendiri, namun tidak semua orang bisa memaksimalkan motivasi tersebut. Bahkan ada yang merasa kehilangan motivasinya. Salah satu cara ampuh dalam memkasimalkan motivasi adalah ketika berada dalam masalah. Kenapa hal ini bisa terjadi?.

  1. Perasaan Ingin Segera Menyelesaikan

Sebab dalam posisi tertekan akibat masakah seseorang tidak ada pilihan lain kecuali ingin segera menyelesaikan tekanan masalah tersebut. Caranya adalah dengan memaksimalkan motivasi dalam diri untuk bergerak dan berproses berubah. Posisi tertekan menjadi seseorang bisa memunculkan banyak trobosan baru yang berani untuk dihadapi.

  1. Tidak Ada Pilihan Lain

Selain masalah juga dapat membuat motivasi menjadi lebih besar, sebab ketika menghadapi masalah tidak ada pilihan lain selain keluar dairi masalah dengan beragam cara. Seperti yang terjadi pada teman saya di atas. Ketika tidak ada pilihan lain, maka ia semakin termotivasi untuk menikmati keadaan dan akhirnya ia menemukan kenyamanannya.

  1. Munculnya Keberanian

Selain itu berada dalam masalah juga dapat memunculkan sebuah keberanian. Seseorang ketika mendpatkan masalah sering tidak memikirkan malu, memikirkan resiko, memikirkan hasil dan memikirkan pencapaian yang baik. Melainkan ia hanya berpikir berani berbuat demi terlepas dari masalah. Keberanian yang muncul inilah di dalamnya terdapat motivasi besar yang mengiringinya.

  1. Berpikir Lateral

Orang yang dalam posisi tertekan masalah bisa berpikir secara lateral, yakni memunculkan trobosan-trobosan baru yang tidak terduga sebelumnya. Berpikir lateral sebagai salah satu usaha dalam melepaska diri dari tekanan yang sedang dihadapinya. Berpikir lateral selalu diiringi dengan motivasi besar pula agar gerak dalam apliakasi berpikir menjadi lebih maksimal.

  1. Berani Bertanggung Jawab

Kemudian masalah juga bisa membuat seseorang lebih bertanggung jawab dari biasannya. Ia berani melakukan apa saja, dengan berpikir lateral tentu juga dibarengi dengan sebuah tanggung jawab yang besar. Munculnya rasa tanggung jawab ini merupakan bagian dari buah motivasi dalam mengubah masalah menjadi sesuatu yang membahagiakan dalam diri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar