Selasa, 25 Agustus 2020

Bisa Boleh Tetapi Jangan Merasa Bisa

Dapat melakukan sesuatu yang lebih dibandingkan orang lain tentu memiliki kebanggan tersendiri. Terlebih hal itu didapat berkat sebuah perjuangan yang berdarah-darah. Hal itulah yang akan meningkatkan kuadrat dari kepercayaan. Karena bisa melakukan sesuatu yang lebih itulah yang terkadang akan membuat anda menjadi manusia yang salah kaprah. Terkadang ketika bisa merasa berada di atas anggin dan menganggap orang lain berada di bawahnya. Ketika itu pasti yang terwujud berupa sikap yang senantiasa menggap remeh orang lain. Tidak saja itu, pasti akan merasakan sesuatu yang lebih dan cenderung mengabaikan orang di sekeliling anda.

Meskipun bisa karena usaha yang dilakukan secara maksimal. Namun, dalam praktiknya tidak akan mengubah kepribadian anda. Anda akan terus saja berada di level yang sama karena menganggap paling tinggi. Sedangkan orang lain yang melihat akan terus berusaha untuk terus melakukan perubahan. Untuk itu, penting bagi anda memahami sebuah kalimat bahwa bisa boleh tapi jangan merasa bisa.

  1. Pasti Ada Orang yang Akan Mengungguli Anda

Setiap orang diciptakan keberagaman oleh Tuhan. Sama halnya dengan kecerdasakan, meskipun terkadang telah dalam menyadari tetapi setiap orang berpontensi memilikinya. Bagi anda untuk itu jangan pernah merasa bisa karena semua orang nantinya akan dapat mengungguli anda. Mungkin sekarang berada di atas angin, tetapi entah besok karena kehidupan itu bisa berubah dalam sekejap apapun. Terlebih anda merasa bisa, perasaan inilah yang akan menutup anda untuk terus belajar.

  1. Egois Mengahancurkan Anda

Ketika merasa bisa tentu anda akan terhenti karena merasa paling tinggi. Di sinilah sebenarnya ada telah kehilangan sebuah konsep tentang pembelajar sepanjang hayat. Belajar tidak saja karena tidak bisa, tetapi ketika bisa pun anda wajib untuk belajar. karena dengan belajar itulah paling tidak akan mempertahankan kemampuan itu. Jangan cepat puas karena itu akan menghentikan anda.

  1. Anda Bisa Terhenti Kapan Saja

Perasaan merasa bisa yang hinggap dalam diri anda jangan dijadikan sebagai patokan yang jelas. Patokan yang sesungguhnya adalah bagaimana bisa menggunakan kemampuan itu untuk sesuatu yang bermanfaat. Ingat anda memiliki umur yang tidak tahu kapan terhenti. Ketika anda terkungkung dalam balutan keegoisan karena merasa mampu. Telah kehilangan kebaikan yang sesungguhnya akan terbawa ketika meninggal nanti. Untuk itu, meskipun merasa mampu jangan sesekali meremehkan orang lain. Terlebih berlaku sombong.

  1. Kemampuan Sekarang Memang Membanggakan tetapi Harus Terus Berkembang

Kepandain seseorang terus berkembang selayaknya teknologi. Ketika anda merasa mampu atau bisa kemudian tidak lagi belajar itu akan menhancurkan impian. Terlebih merasakan orang yang paling bisa dan tidak ada yang mengalahkan. Perasaan itulah yang justru secara perlahan akan melucuti kekampuan. Secara tidak sadar akan terhenti untuk berkembang dan Kemampuan anda akan segitu saja. Berbeda dengan orang lain. Terus berupaya melakukan evaluasi diri untuk maju.

  1. Kesuksesan Seseorang Tidak Akan Diketahui

Memiliki kemampuan yang lebih belum tentu menjamin seseorang sukses dalam kehidupan. orang yang sukses adalah orang yang bisa memanfaatkan peluang, membaca peluang, memiliki kreativitas dan relasi yang tinggi. Memiliki satu kemampuan saja belum tentu akan menjadi indikator dari kesuksesan. Untuk itu, ketika anda merasa mampu melakukan sesuatu jangan langsung menganggap orang lain tidak akan sukses. Justru tidak mengatahuinya orang lain memiliki kemampuan khusus.

  1. Belajar Untuk Merendah

Kebanyak ketika memiliki sesuatu, mendapatkan sesuatu, dan mampu terhadap sesuatu akan memiliki sifat yang tidak terpuji. Salah satu sifat itu berupa kesombongan. Sombong inilah yang justru akan membuat anda terkuras energi melakukan kesombongan. Tidak akan pernah berpikir bagaimana melakukan yang terbaik dari apa yang dimiliki. Selain itu, kesombongan juga telah menutup jalan. Menutup jalan bagi anda untuk menemukan kemampuan yang lain, yang mungkin dapat menjadikan anda jauh lebih istimewa. Untuk itu, ketika memiliki kelebihan dalam hal apapun penting memiliki perilaku yang merendah. Perilaku inilah yang justru akan menjadikan anda semakin dewasa dan bijak. Merendah tidak akan menjadikan anda disepelekan. Orang lain tidak melihat kemamuan anda. Justru akan dihormati secara lebih tinggi.

Jangan Merasa Tak Dihargai Karena Orang Terdekat Anda Diam, Tetapi Sejatinya Mendoakan

 

Terdapat seorang pemuda miskin yang hidup di sebuah desa terpencil. Ia terlahir dari keluarga yang sangat begitu miskin, bahkan rumah saja bekas kandang sapi milik salah satu tetangga. Dari segi pendidikan juga terbilang rendah. Hanya tamat sekolah dasar, itu saja harus beberapakali terhenti karena tidak naik kelas. Kerena pendidikan yang rendah itulah yang akhirnya membuatnya harus bekerja menjadi seorang butuh tani. Sebagai seorang buruh tentu dapat diketahui berapa hasil yang diterima. Kadang-kadang, maksudnya kadang menerima upah kadang tidak. Tergantung berapa banyak hasil pertanian yang telah dikerjakan.

Ia beberapa hari merasa tidak nyaman. Tidak nyaman bukan karena kehidupan yang miskin tetapi karena merasa kehidupan yang tidak lagi berguna. Setiap hari hanya itu-itu saja yang dilakukan tidak ada perubahan yang signifikan. Begitu juga dengan kehidupannya hanya menjadi seorang miskin yang serba kekurangan. Terlebih melihat teman-teman sekolah telah berhasil membuatnya semakin terpojok untuk melakukan sesuatu yang tidak rasional. Karena hal itulah yang membuat dirinya berniat untuk melakukan bunuh diri.

Sore hari menjelang petang, pemuda itu mengambil seutas tali dari salah satu kebun milik wagra. Tali itulah yang nanti akan digunakan untuk melakukan bunuh diri. Setelah itu perlahan pergi ke kebun untuk mencari tempat yang cocok untuk memuluskan niatnya. Tempat yang cocok tentu dilakukan yang tidak diketahui oleh orang. Karena jika diketahui niatnya akan gagal total.

Ia menuju ke salah satu pohon yang sudah tua dengan daun yang masih begitu rindang. Melihat gelagat dari pemudah itu sang pohon lantas berbicara lembut “pemuda yang tampan dan baik hati jangan bunuh diri di dahanku karena nanti bisa patah. Saya akan merasakan sakit yang luas biasa. Kasihan juga burung-burung pagi yang nanti akan hinggap di dahanku.”

Penjelasan dari pohon tua itu membuat sang pemda itu tidak melanjutkan untuk melakukan gantung diri. Ia kemudian pergi menuju pohon lain yang tidak jauh dari lokasi pohon yang pertama. Seperti pada pohon yang pertama melihat gelagat dari pemuda itu sang pohon berbicara lembut “anak muda yang tampan kalau kamu ingin bunuh diri jangan di dahanku. Coba lihat di atas ada apa, sarang burung. Kasihan mereka yang sudah bekerja keras nanti tidak akan dapat menikmati hasilnya. Karena gara-gara kamu yang bunuh diri di sini. Jangan egosi anak muda”. Mendengar tuturan dari pohon yang kedua itu sang pemuda lantas begitu marah. Namun, tidak melakukan bunuh diri di pohon yang kedua melainkan berjalan untuk mencari pohon yang cocok.

Sambil berlari pemuda itu menuju ke pohon yang begitu besar dan rindang. Ia berpikir pohon itu tidak akan bisa menolak karena alasan sudah tua atau yang lain karena pohonnya yang begitu kokoh. Melihat pemuda yang mendekat dengan membawa tali. Pohon ketiga lantas berujar dengan lembur pula “Hai anak muda jangan melakukan hal konyok di dahanku. Masih banyak orang yang membutuhkan dahanku. Terutama manusia yang setiap hari selalu berteduh ketika terik panas matahari. Jangan kamu renggut kebahagiana mereka?”

Mendegarkan kalimat sang pohon yang ketiga pemuda itu lantas termenung sejenak dan berpikir akan sesuatu hal. Setelah itu Ia kembali kerumah dan menyadari bahwa masih ada yang begitu menyayangi dan menghargainya. Selanutnya Ia pun bersemagat untuk memulai kehidupan yang baru dengan lembar semangat yang baru pula.

Melalui kisah di atas sepantasnya anda jangan merasa orang di sekeliling tidak begiu memperhatikan atau tidak menyayangi. Terlebih ketika pada saat terpuruk. Ingat masih ada tangan Tuhan yang selalu berada di samping anda. Selain itu, ada orang-orang tercinta yang telah menunggu anda untuk bangkit. Mungkin mereka tidak terlihat secara perilaku. Tetapi yakinkan bahwa mereka selalu berdoa untuk keselamatan dan kesusksesan anda.

Jangan merasa sendiri ketika mengalami kegagalan. Karena orang lain pasti pernah mengalaminya. Penting untuk dijadikan catatan anda tidak pernah sendiri. Kehidupan selalu bernilai dan bermakna. Untuk itu, peniting memaknai kehidupan yang jauh lebih berarti.

Di Balik Rasa Iri Ada Motivasi Diri yang Luas Biasa

 

Apakah anda pernah mengalami iri terdapat orang lain? Tentu anda pernah dan siapa saja pasti pernah mengalaminya. Iri merupakan sebuah kondisi di mana kita merasa kurang dengan orang lain. Merasa berada di bawahnya dan juga merasaka melakukan seuatau yang berada di bawahnya. Perasaa iri ini tentu dimiliki oleh siapa saja dan jangan pernah berpikir anda mengalami secara sendiri. Namun, yang menjadi pembeda iri ini ada batasan. Batasan yang tentu akan membuat tidak secara terus menerus terbelenggu dalan keirian itu.

Melalui iri inilah sering terjadi berbagai bentuk tindakan yang tidak rasional. Salah satunya adalah keinginan untuk menjatuhkan lawan dengan segala cara. Selain itu, muncul perasaaan selalu curiga terhadap teman yang selalu membuat kita seakan terbakar. Walaupuan orang lain hanya melakukan satu kegiatan kecil. Anda menaggap telah menyingguang dan melakuan setuayyu yang membua anda semakin tidak nyaman. Penting untuk anda ketahui iri dapat memotivasi anda menjadi luar biasaya. Tentu dengan berbagai catatan. Untuk itu mari kita bahas bagaiaman menjadikan iri menjadi sebuah motivasi.

  1. Tidak Semua Orang Sempurna

Perasaan iri bisa dilandaskan akan berbagai kemampuan yang dimiliki orang lain. Tidak saja kemampuan juga didasari oleh kepunyaan yang di atas anda. Penting untuk merubah pemikiran anda bahwa apa yang orang lain miliki belum tentu bahagia. Belum tentu memiliki sesuatu menjadikan menjadi lebih tenang dan sejahtera. Justru dari situlah anda perlu belajar bagaimana untuk menerima dan memotivasi diri. Selain itu, anggap bahwa semua orang belum tentu sempurna juga penting untuk anda sematkan dalam hati anda.

  1. Jadikan Iri Sebagai Pelecut Semangat

Perasaan iri memang tidak dapat dihidarkan dalam diri. Jangan sampai iri inilah yang justru akan menutup anda untuk bergerak. Justru jadikan sebuah pelejut semangat untuk menjadikan paling tidak sama dengan orang yang anda irikan itu. Jadikan iri menjadi sebuah perilaku yang positif. Adapaun perilaku itu berupa memusatkan perhatian untuk terus bergerak dan berubah.

  1. Iri Justru Menguatkan Hati Anda

Bagaiman bisa perasaan iri menjadi penguat hari. Iniilah yang menarik untuk dibahas. Ketika anda merasakan iri tentu seakan terbakar. Teman atau orang lain memiliki atau mendapatkan sesuatu akan semakin panas hati anda. Semakin menahan lama kelamaan hati akan terbiasa. Ketika tidak dapat melakukan seperti orang itu tentu anda berdiam diri dan memendam rasa iri itu. Memandam inilah yang justru akan semakin menguatkan hati anda. Sejalan waktu ketika mengalami hal yang sama tidak akan mengalami perasaan iri yang begitu luas biasa. Hanya biasa saja.

  1. Iri Merupakan Sifat Manusia, Sehingga Jangan Terus Dijadikan Sebuah Beban

Ketika rasa iri ini terus hinggap dalam diri anda. Jangan merasakan risau yang berkepanjangan. Justru risau inilah yang akan membuat anda jauh dari berkembang. Ubah pemikiran anda bahwa rasa iri merupakan sebuah sifat manusia yang selalu ada ketika orang lain memiliki atau mendapatkan sesuatau. Menjadi perhatian bagi anda adalah ubahlah rasa iri menjadi rasa motivasi dalam diri untuk melakuakan yang lebih.

  1. Sesekali Jangan Melihat ke Atas, Tetapi Melihat ke Bawah Juga

Perasaan iri yang hadir dalam diri anda karena sebuah sikap yang tidak mau melihat sisi lain dari kehidupan. Maksudanya anda tidak melihat orang lain yang kehidupannya jauh di bawah orang yang anda irikan itu. Di sinilah letak anda untuk bisa intropeksi diri. Bagaiman kehidupan itu tidak merata. Kehidupan yang dibawah tentu akan selalu merasakan iri yang di atasnya. Berbeda sikap yang harus anda lakukan, lihatlah kehidupan yang dibawahnya. Selain itu, perbanyak untuk bersyukur karena akan menjadikan kehidupan jauh lebih tenang dan tentram.

  1. Semua Orang memiliki Kesempatan yang Sama

Ketika dan iri terhadap keberhasilan orang lain. Segara ubah pemikiran bahwa  semua orang memiliki kesempatan yang sama. Kesempatan untuk menjadi suksesa dan kesempatan menjadi menusia yang bernilai. Tentu pemikiran ini harus anda selarasakan dengan tindakan yaitu berusaha dan bekerja keras untuk mengapai tujuan.

Hujan dan Filosofi Kehidupan

 

 

Pernahkan anda berpikir bahwa hujan yang datang ke bumi itu memberikan motivasi hidup yang luar biasa? Tentu ketika hujan tiba kita akan merasakan rasa senang yang luas biasa, terlebih ketika sedang musim kemarau. Hujan seakan menjadi petanda bahwa kehidupan akan segera di mulai kembali. Selain itu, melalui hujan pulalah yang akan memberikan semangat untuk manusia tergerak. Tergerak bersemangat untuk pergi ke ladang dan sawah untuk memulai menebar berkah-berkah kehidupan.

Penting pula bagi anda untuk belajar dari hujan. Terlebih bagi anda yang sedang terpuruk dalam situasi tertentu. Menyesal itu memang harus, tetapi yang tidak boleh ditinggalkan adalah tindakan setelah menyesal itu. Untuk itulah mari belajar dari air hujan yang memberikan arti kehidupan bagi kita.

  1. Hujan jatuh berkali-kali, tetapi tidak pernah menyerah

Ketika anda terjatuh dari sebuah motor misalnya tentu akan merasakan sakit dan untuk beberapa waktu berhenti dahulu menggunakan motor itu atau trauma. Berbeda dengan hujan, ia jatuh berkal-kali tidak pernah menyerah untuk terus jatuh. Selain itu, hujan juga tidak berhenti walupun sesungguhnya jatuh itu sakit. Bergitu juga dengan anda, ketika terjatuh karena gagal melakukan sesuatau. Memang sakit menerima kegagalan itu, terpenting tidak truma karena sakit itu. Namun, bagaimana menjadikan rasa sakit itu sebagai sebuah proses untuk menuju indah. Sehingga, dengan demikian rasa sakit itu tidak akan terasa kembali.

  1. Hujan menimbulkan rasa dingin

Air hujan yang menetes dari angkasa dapat menimbulkan rasa dingin di tubuh. Hal ini disebabkan karena cauca yang berubah. Bukankan ketika dingin paling enak untuk beristirahat? Hujan yang mendinginkan ini kita ibaratkan amarah kita. Memang dalam kehidupan tidaklah selalu berjalan normal. Kadang membutuhkan seituasi di mana emosi anda melunjak secara dratis. Marah sifat alami manusia karena kondisi yang tidak dinginkan. Namun, lebih penting bagaimana bisa mendinginkan amrah itu. Sehingga, tidak berjalan secara berlarut-larur yang nanti merugikan.

  1. Hujan tidak mengenal waktu

Siapa yang bisa memperdeksi hujan, apakah datang sore atu siang? Tentu tidak ada orang yang bisa memprediksi karena memang hujan itu merupakan anugrah Tuhan yang tiada kira. Begitu juga bagi anda penting untuk belajar bagaimana untuk merawat semangat. Jangan semangat dalam bekerja karena awal bulan. Tetapi kapan pun harus tetap bersemngat. Karena dari semngat itulah yang akan mengalirkan pembeda dengan orang lain.

  1. Hujan turun karena bumi membutuhkan

Meskipun kedatangan hujan tidak menentu, tetapi kehadiran hujan sangat penting bagi bumi. Tumbuhan dan hewan termasuk manusia sangat membutuhkan hujan itu. Bisa dipastikan tanpa hujan manusia dan lainnya tidak akan dapat bertahan hidup. Hujan di sinilah memberikan arti dan manfaat bagi orang lain. Untuk itulah penting anda catat dalam kehidupan harus senantiasa memberikan nilai kepada orang lain. Paling tidak dengan menjadi orang yang tegar menghadapai kerasnya kehidupan akan membuat orang tercinta kita menjadi tersnyum bahagia.

  1. Hujan itu tidak meminta balasan

Kehadiran hujan yang begitu benilai bagi kehidupan di bumi. Apakah hujan meminta balasan karena telah memberikan sebuah pengorbanannya. Tentunya tidak, dia ikhlas terus menerbar berkahnya kepada apa yang ada di bumi. Begitu juga dengan anda, ketika melakukan sesuatu kebaikan jangan semata-mata untuk mendapatkan imbalan. Tetapi lakukan dengan ikhlas dan nantu pasti akan mendapatkan balasan yang begitu bernilai.

  1. Banyak orang yang mengeluh kepada hujan, tetapi ia tetap datang

Meskipun ada orang yang tidak menyukai kehadiran hujan, tetapi ia tetap datang untuk memberikan keberkahan bagi kehidupan di bumi. Ia akan senantiasa hadir meskipun orang tidak menginginkan bahkan menghujatnya. Sama halnya dengan anda ketika melakukan kebaikan jangan terhenti ketika orang lain menanggap lain. Terus melakukannya karena hanya anda sendiri yang tahu niat yang sesungguhnya.

  1. Hujan pun juga bisa tidak ramah

Hujan juga seperti manusia memiliki sifat yang tidak ramah. Ketika menusia tidak lagi memperdulkan akan kelestarian lingkungan, hutan habis dipotong, tanah tidak lagi kosong. Hujan akan membawa kemarahan yang luas biasa. Kemarahan inilah yang akan membuat siapa saja menjadi menjadi takut. Begitu juga dengan anda, ketika sedang lingkungan baik tempat tinggal atau pergaulan penting menjaga sikap. Menjaga agar orang lain tidak terpacing amarahnya.

Belajar Filosofi Air untuk Menemukan Kualitas Kehidupan

 

Putus asa dalam kehidupan memang bukan sesuatu yang asing ditelinga kita tentunya. Mungkin anda juga pernah mengalaminya. Putus asa di sini merupakan kondisi di mana keadaan yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan. Tidak saja itu juga dikarena usaha yang dilakukan secara berulang tetapi terus menemui kegagalan.

Semua orang pasti pernah mengalami yang namanya putus asa. Kondisi inilah yang akan membuat keadaan menjadi droup dan semangat hidup seakan sirna begitu saja. Tidak saja itu impian yang mengebu-gebu seakan hilang begitu saja karena sebuah nama kegagalan. Putus asa memang menjadi sesuatu yang selalu ada dalam kehidupan namun, kegagalan bukan sebuah sebab untuk menyerah.

Ketika mengalami kegagalan apa yang anda lakukan. Menyerah, pasrah, atau justru terus bersemangat. Tentu kita ditanya persoalan itu kebanyak orang menjawab akan poin yang ketiga yaitu bangkit. Tetapi dalam kenyataan banyak orang yang tidak kuat kegagalan itu. Banyak yang akhirnya harus menyerah dan terhenti untuk melakukan. Tidak saja melakukan tetapi mencoba kembali untuk menemukan kesuksesan. Karena sekali lagi menyeraj itu mudah, tidak semudah berjuang kembali untuk membangun kegagalan yang telah dilalui.

Untuk mengapai impian atau kesuksesan memang berat. Karena rumus sebuah keberhasilan memang ditentukan berapa jumlah kerja keras yang dilakukan. Ketika mengalami kegagalan memang sebuah ritual yang harus di jalani. Apa sesungguhnya makna di balik kegagalan yang akhirnya berujuang pada putus asa. Tentu anda diajak untuk mengambil hikam di dalamnya. Hikmah bahwa kehidupan itu memang berat, kehidupan itu memang penuh dengan misteri, dan kehidupan itu tidak seperi guru di sekolah yang mengajar dulu sebelum ujian. Tetapi, kehidupan itu ujian dulu tetapi diberikan pelajaran atau nilai.

Memang kehidupan itu tidak semudah sinertron yang ada di tv-tv. Berat dan penuh dengan cobaan. Melalui cobaan itulah yang akan menguatkan anda, kuat secara mental dan fisik juga. Ketika anda mengalami kegagalan dan terpaku dalam keadaan putus asa. Anda harus pergi ke sungai, bukan untuk merenungkan atau melakukan sesuatu kegiatan yang tidak terpuji. Melainkan untuk belajar dari air yang mengalir.  Di sungai itulah anda akan dapat pelajaran yang bernilai dari air itu.

Pertama, air itu hanya mengalir ke satu arah, tidak memperdulikan apapun yang terjadi. Apakah anda perna melihat air yang berjalan mundur. Tentu tidak akan melihat akan hal itu. Air akan terus melangkan maju meskipun di dalamnya ada gundukan, batu, bahkan tidak ada celah sekaligus. Meskipun di hadapan ada betu besar air tidak akan mundur untuk menyerah. Justru akan semakin bersemngat untuk melewatinya. Bagi anda penting memaknai pesan ini. Meskipun menemukan berbagai kegagalan dan rintangan jangan pernah sekali untuk berpikir mundur. Apa lagi anda memutusakan untuk berhenti. Karena jika anda berhenti maka anda tidak akan pernah belajar. tentunya terhenti dari perburuan gelas kesuksesan di masa yang akan datang.

Kedua, air akan mencari celah ketika ketika dalam keadaan sulit. Ketika dihadang oleh batu besar air akan berupaya untuk mencari ruang-ruang kecil untuk melewatinya. Tent anda pernah melihat air yang mengalir di bawah batu, di celah-celah batu. Air tidak akan menyerah karena keadaan yang sulit. Justru yang tersemat adalah sebuah keadaan mencari cara lain agar tetap terus melangkah. Tidak ada kata untuk mundur atau menyerah.

Anda perlu melakukan hal demikian. Ketika menemukan kegagalan dalam satu usaha misalnya. Harus memiliki langkah lain yang ditempuh untuk menutupi kegagalan itu. Paling tidak memiliki alternatif untuk menempuh jalan kesuksesan. Penting untuk melakukan seraga upaya untuk menemukan jalan indah. Jangan terpaku pada satu arah, tetapi banyak jalan menuju impian.

Ketiga, air semakin di tekan semakin kuat. Meskipun anda berusaha menghalangi jalannya air dengan membangun penahan air. Ia akan tetap terus mengalir. Bahkan akan semakin kuat dan memberikan manfaat bagi orang lain. Hal ini dapat anda temukan dalam bendungan pembangkit listrik. Demikian juga dengan anda, ketika semakin mendapatkan tekanan masalah justru harus semakin kuat. Kuat di sini tidak saja secara fisik, tetapi juga secara mental. Ingat otot yang kuat butuh latihan yang keras dan secara berulang. Terkadang juga butuh benturan untuk menguatkannya. Demikian juga dengan anda semakin banyak menghadapi maslaah dalam kehidupan akan semakin kuat dan kokoh.  

 

Supaya Kesuksesan Anda Jauh Lebih Sempurna, Belajarlah dari Dua Orang Pemotong Kayu ini

 

Siapa yang tidak ingin hidup sukses? Tentu jawaban semua orang ingin. Tidak saja orang muda, tua bahkan anak-anak pun berkeinginan untuk sukses. Banyak cara yang dilakukan untuk mewujudkan kesuksesan itu. Salah satunya dengan bekerja dengan jadwal yang begitu padat. Dengan begitu akan berpengaruh terhadap penghasilan setiap bulannya. Kesibukan yang akan menguras tidak saja waktu, tetapi juga tenaga anda. Jika anda termasuk orang yang paling super sibuk dan tidak banyak waktu. Mari membaca tulisan berikut untuk memberikan penyadaran bagaimana sebuah kesibukan itu penting tetapi ada yang lebih penting lagi.

Suatu waktu ada seorang pemuda dan lelaki tua yang sedang berkompetisi dalam menebang pohon. Kompetisi ini merebutkan sebuah hadiah yang begitu besar. Hadiah yang akan membuat siapa saja menjadi kaya mendadak. Kedua kandidat itu saling menyiapkan kapak untuk menebang pohon. Saling pergi ke tempat pemande untuk mengasah kapak agar dapat menebang secara cepat.

Sang pemuda begitu percaya diri akan mengalahkan sang lelaki tua. Meskipun sudah berpengalaman, tetapi soal fisik dan tenaga tentu lelaki muda itu akan menjadi yang nomor satu. Begitu memasuki sebuah hutan. Mereka saling menebang pohon secara perlahan. Awalnya memang perlahan, namun ketika mendengar pohon yang jatuh semakin banyak dari lelaki tua. Lelaki muda lantas memacu kondisi fisik untuk segara memperolah tebangan kayu yang banyak. Begitu terus hingga siang hari tiba. Semakin siang suara sang lelaki tua yang sedang menebang pohon terkadang ada terkadang tidak. Maksudnya tidak dalam arti pohon yang roboh. Mendengar hal itulah yang terus menyulut api semangat pemuda itu. Ia semakin gigih untuk menebang pohon. Tidak lagi menghiraukan apakah fisiknya lelah atau tidak. Terpenting segara menghasilkan tebangan kayu yang begitu banyak. Ia merasa bahwa kekuatan fisiknyalah yang akan menjadikan dirinya pemenang. Meskpun harus berlelah-lelah tentu bukan sebuah masalah baginya.

Kondisi itu berbeda dengan lelaku tua. Ia sesekali berhenti untuk tidak saja beristirahat, tetapi juga mengasah kapak yang digunakan. Karena semakin jarang diarah maka akan semakin tidak tajam. Tentu hal inilah yang tidak disadari oleh sang lelaki muda itu. Ia hanya mengandalkan kekuatan yang tentu semakin waktu akan semakin menurun. Berbeda dengan sang lelaki tua. Ia begitu untuk menghemat. Tidak saja menghemat energi tetapi juga melakukan sesuatu yang akan membuatnya samkin gemilang untuk memenangkan kompetisi.

Waktu yang ditentukan telah tiba. Waktu inilah yang akan menentukan siapa yang menang dan siapa yang akan kalah. Mereka saling berkumpul dengan di dampingi oleh sanak familinya. Tentu ada tiga orang juri yang akan menentukan siapa yang akan menjadi pemenang. Setalah melakukan berbagai kajian dan fakta yang ada akhirnya yang menjadi pemenang adalah lelaki tua. Pemuda itu begitu kegat karena merasa dirinyalah yang telah banyak menebang pohon itu. Ia juga merasa tidak pernah beristirahat yang akan membuang waktu.

“bagaimanan anda dapat memenangkan kompetisi ini. Padahal saya dengarkan anda sering beristirahat berbeda denganku yang terus melakukan penebangan secara lebih intens” tanya sang pemuda.

“Begini nak, memang saya beristiharat. Itu saya lakukan untuk mengasah kapak agar tetap mengkilap dan bagus untuk menebang. Dengan mengasah kapak maka kamu akan mendapatkan hasil yang luar biasa” jawab sang lelaku itu itu.

Sang pemuda itu kemudian menyadari bahwa apa yang dilakukan memang tidak tepat. Lebih mementingkan tenaganya dibandingankan dengan melakukan sesuatu yang begitu berguna untuknya. “Memang bekerja keras itu penting. Tetapi jauh lebih penting terus melakukan sesuatu untuk diriku sendiri”

Bagi anda yang memiliki kesibukan super penting memahami akan kisah di atas. Anda mungkin memiliki banyak uang karena bekerja yang lebih dibandingkan dengan orang lain. Banyak waktu yang anda lupakan karena kesibukan anda. Memang pekerjaan penting apalagi kesibukan yang menghasilkan keuntungan banyak. Tetapi ketika anda tidak lagi memperdulikan diri untuk rifresing, berlibur, olah raga dana bersosialisasi dengan teman dan lingkungan. Tentu kesibukan dan keberhasilan anda ini tidak akan kurang lengkap. Anda mungkin mendapatkan uang banyak, tetapi tidak persoalan kebahagian batiniah. Penting untuk mengarah kapak, kapak yang sesungguhnya adalah diri yang terus terkontrol. Baik dalam hal kesehatan juga dengan kebahagian secara batiniah. Penting untuk anda terapkan.

7 Kalimat Motivatif Film 3 Idiot Untuk Belajar Memaknai Hidup

 

Kehidupan itu memang tidak seindah dalam dunia fiksi ataupun dalam kehidupan sinetron yang ada di televisi. Karena sesungguhnya kehidupan itu penuh dengan tantangan dan rintangan yang akan membuat anda. Mungkin terus bersemangat dan terkadang menyiutkan nyali untuk terus berjuang. Namun, Itulah kehidupan ketika berhenti maka tidak ada sesuatu yang dapat memberikan sesuatu. Tidak seperti ketika kita kecil ketika ingin meminta permen ada ayah dan ibu yang selalu ada untuk membelikannya. Saat ini butuh usaha dan kerja keras untuk mengapai semua itu. Hanya cara itulah yang akan menjadi pembeda dalam kehidupan anda.

Kehidupan yang beragam inilah yang justru penting untuk anda maknai sebagai sebuah irama. Seperti halnya dengan pelangi indah tentu dengan keberagaman warnanya. Kalau hanya satu warna apakah indah? Tentunya tidak. Begitu juga dengan kehidupan ini. Kalau bahagia saja tidak akan bermakna kehidupan ini. Untuk itu, ketika anda sedang mengalami gunjangan kehidupan tidak saja membutuhkan motivasi yang bersumber dalam diri. Tetapi juga dari orang lain dan tentunya sebuah kata-kata bijak baik dari orang, maupun buku, dan film. Berkaitan dengan film, film 3 idiot sangatlah memotivasi bagi anda. Dalam filam ini akan membuat siapa saja banyak menemukan berbagai nilai dalam kehidupan. Untuk itu, mari kami pandu untuk menemukan kata motivasi yang pas buat anda. Kata yang akan menyihir anda semakin bersemangat menjalani kehidupan.

Jangan Belajar Untuk Mengejar Keberhasilan, tapi Cari yang Terbaik

Belajar untuk mengejar keberhasilan akan membuat anda melakukan berbagai cara untuk mendapatkan. Berbeda dengan mencari yang terbaik. Dengan mencari yang terbaik anda akan mendapatkan keberhasilan yang sejati. Hal ini sudah menjadi paket yang tentu tidak lagi dipungkiri.

Hidup itu perlombaan, Kalau Kalian Tidak Cepat, Kalian akan Kalah

Memang kehidupan itu sebuah kompetisi. Siapa yang berlari lebih cepat akan mampu menemukan kemenangan. Ketika anda berpikir tentang kegagalan ataupun putus atas karenanya tentu anda akan kesulitan untuk menemukan kemenangan. Karena sekalilagi anda lengah orang lain yang akan menyalip dan memenangkannya.

Jika aku Punya Sedikit Keberanian, Maka hidup ini akan berbeda

Kebernian memang menjadi kunci dalam menemukan kesuksesan hidup. Berani bukan berati melakukan berbagai cara untuk memenangkan. Melainkan berani untuk bangkit, berani belajar, dan berani melupakan kegagalan. Dengan hal itulah anda akan menjadi manusia yang tidak saja dewasa. Tetapi juga menajdi manusia yang pembelajar.

Ilmu pengetahuan bisa didapat di mana saja. Di manapun bisa diperoleh, maka railah itu

Belajar itu tidak saja dilakukan di sekolah, tetapi di manapun akan dapat menemukan pembelajaran. Karena setiap tempat adalah sekolah dan setiap orang adalah guru. Untuk itulah penting bagi anda memahami bahwa apa yang ada dilingkungan sekitar anda merupakan lahan yang terbaik untuk menemukan kesejatian hidup. Dapat menemukan bagaimana caranya berjuang hidup, cara hidup sederhana, kerukunan, dan lain sebagainya.

Kita akan belajar giat, dengan penuh dedikasi, tapi bukan hanya untuk lulus ujian

Belajar tidak saja untuk tujuan lulus ujian. Tetapi lebih dari itu belajar merupakan proses untuk pendewasaan pribadi, mental, dan juga pemikiran. Misalnya belajar dari kesalahan, bukan untuk lulus melainkan untuk menjadikan pribadi yang lebih bijak.

Orang belajar demi pengetahuan, bukan sekedar ijazah, adalah orang yang luar biasa

Mungkin anda berpikiran belajar tujuan akhir itu sebuah ijazah yang menterang. Memang itu penting dalam lingkup pendidikan, namun orientasinya tidak saja itu. Jika hal demikian yang dilakukan tentu akan mendapatkan ijzah saja bukan kamatangan ilmu. Begitu juga dengan anda, ketika belajar harus dimulai dari niat yang tulus untuk menjadikan kehidupan jauh lebih baik.

Melihat teman kita tdak lulus itu sangat menyedihkan. Tapi lebih menyedihkan jika dia jadi yang terbaik. Sifat manusia salah satunya adalah tidak ingin dikalahkan. Anda harus menjadi ornag yang berbeda, yaitu harus melakukan yang terbaik agar tidak terkalahkan. Namun, jangan melakukan berbagai cara yang tidak sehat untuk memenangkan. Karena kemenangan dengan cara yang jahat, bukan sebuh kemenangan yang hakiki. Namun, kemenangan yang semu.

Mengapa Penting Anda Tetap Mengantungkan Cita-cita Setinggi Langit

 

Ketika kamu kecil tentu memiliki cita-cita. Cita-cita itu sesuka kamu. Entah itu berdasakan teman, dari cerita orang ataupun memang mengarang sendiri. Saat kecil cita-cita itu mengalir begitu saja. Tidak pernah berpikir akan nantinya terwujud atau tidak. Terpenting memiliki cita-caita, selain itu juga tidak pernah berpikir apakah itu rendah ataupun tinggi. Semua berjalan dengan indah dan santai. Sehingga, membuat masa kecil anda begitu menyenangkan. Namun, persoalan cita-cita masa kecil itu kini tinggal kenangan. Sekarang harus tetap menjalankan kehidupan meskipun tidak selayaknya sesuai dengan harapan. Hidup itu terus berjalan.

Masa kecil dengan cita-cita yang menyenangkan itu berbeda dengan sekarang. Tawa dan ceria itu berganti dengan kemuraman, kesedihan, bahkan kekecewaa. Apa yang melandasi hal itu. Tentu cita-cita itu tidak sesuai dengan harapan. Kenyataan berbeda dengan yang diinginkan. Terlebih pekerjaan yang dilakukan saat ini tidak sesuai dengan harapan masa kecil. Bisa dikatakan masih jauh dari harapan. Meskipun demikian tidak ada alasan untuk kamu terus merenungi dan murung. Penting untuk terus mengantungkan cita-cita itu setinggi langit. Mengapa demikian, mari dibahas di bawah ini.

  1. Niat menjadi pengusaha tetapi hanya karyawan. Menabung dahulu nanti impian akan terkabul.

Mungkin salah satu impian anda ketika masa kecil adalah ingin menjadi seorang pengusaha yang sukses dan dapat membuat orang tua bahagia. Mereka tersenyum dengan bangga dan bahagia melihat kesuksesan anda. Dengan menjadi seorang pengusaha kehidupan akan menajadi tentram karena tidak terkunkung oleh aturan. Bebas melakukan apapun. Namun, kenyataan berlainan anda sekarang justru menjadi seorang karyawan. Jangan mengeluh apalagi gundah karena dengan karyawan inilah nanti akan membuka jalan untuk menabung dan mengejar impian. Dari pada anda nganggur dan hanya berdiam tanpa uang. Lebih baik menikmati apa yang telah ada dan dilakukan untuk saat ini. Sehingga, menjadi manusia yang selalu bepikir tentang masa depan. Bukan apa yang berlalu.

  1. Impian harus tetap dipertahankan, siapa tahu nanti terkabul

Impian itu harus terus dikobarkan karena dengan impian itulah yang akan membuat semangat anda dalam menjalani kehidupan. Akan membuat otot terus diajak untuk terus bekerja sehingga menemukan kesuksesan. Berbeda ketika anda berhenti mengapai cita-cita itu. Hanya tatapan kosong yang nanti membuat kamu menyesal. Untuk itu, penting mempertahankan cita-cita itu. Tuhan pasti akan membukakan jalan untuk kita.

  1. Semangat dari impian kecil membuat anda berada di pencapaian sekarang

Melalui cita-cita itulah yang akan mengerakkan kamu untuk mencapai apa yang terwujudakan hari ini. Meskipun belum sesuai harapan, namun tidak menutup kemungkinan apa yang kamu capai ada campur tangan dari impian masa kecil. Impian akan mengerakkan tubuh dan jiwa anda untuk terus berbuat. Jangan sampai tubuh anda kosong oleh cita-cita masa kecil anda. Terlebih meratapi karena tidak terwujud.

  1. Orang tua kamu bangga dengan pencapaian saat ini

Jangan pernah berpikir bahwa apa yang kamu gapai saat ini membuat orang tua begitu bersedih. Tidak ada orang tua yang demikian, justru akan selalu mendukung dan bangga. Karena melihat anda yang selalu berusaha untuk melakukan sesuatu dalam kehidupan. Meskpun hal itu tidak sesuai dengan impian anda masa kecil. Yakinlah orang tua selalu bangga denganmu.

  1. Jalan kamu panjang, impian masa kecil hanya sekedar impian yang utama jalanu sekarang

Menjalani apa yang digapai sekarang merupakan cara terbaik untuk menikmati dan mensyukuri. Dari pada anda terus melamun karena tidak dapat mengapai impian masa kecil. Anda penting untuk berpikir bahwa masa kecil itu dahulu. Kehidupan yang sesungguhnya adalah yang sekarang.  Jangan sampai anda terus terhenti karena hanya cita-cita dahulu yang tidak terwujua. Penting untuk terus bergerak paling tidak melakukan apa yang telah dilakukan sekarang. Berjuang untuk memajukan diri dan membuat diri semakin lebih dewasa. Dengan cara itulah yang akan membuat kehidupan sekarang jauh lebih indah. Dibandingkan anda menyesali akan cita-cita masa yang akan datang.

 

Mengeluh menambah beban kehidupan. Tuangkan dengan 6 rasa Syukur

Apakah anda pernah mengeluh. Tentu menjawab pernah bahkan sering melakukan. Mengeluh merupakan sebuah kondisi di mana keadaan tidak sesuai dengan harapan. Mengeluh ini bukan cara yang tepat dalam kehidupan karena akan menyulitkan diri. Karena mengeluh akan membuang semangat dan menambah rasa putus asa. Sehingga, apa yang anda lakukan seakan tidak berarti karena adanya perasaan mengeluh itu.

Memang tidak pernah dipungkiri mengeluh pernah terjadi. Apa jadinya ketika mengeluh ini terus dilakukan. Tentu akan membuyarkan seluruh apa yang telah dijadwalkan dalam kehidupan. Rasa bersyukur akan apa yang dimiliki tentu akan hilang secara perlahan. Apa yang terjadi? tentunya adalah rasa ketikdapuasan. Untuk itulah ada penting menjaga agar diri tidak mudah untuk mengeluh. Bagaiman caranya. Caranya dengan bersyukur. Adapun langkah beryukur itu akan dapat kamu temukan dengan beberapa hal berikut.

  1. Belajar terima kasih dari hal yang jarang kamu sadari

Belajar terima kasih ini dilakukan dengan orang yang ada di samping kamu. Misalnya dengan kehadiran orang tua ataupun teman-teman. Mereka meskipun sederhana. Tetapi mereka adalah harta yang paling berharga. Merekalah orang yang paling setia ketika diajak untuk curhat. Memberikan solusi bahkan membuat kamu tertawa. Selain itu, penting untuk disadari mereka diam justru diam itulah mereka sedang mendoakan kamu.

  1. Masih banyak orang yang dibawah anda

Ketika sedang mengeluh cobalah untuk berpikir sejenak kemudian memikirkan orang lain yang jauh di bawahmu. Mereka yang binggung untuk mencari pekerjaan bahkan tidak bekerja. Sedangkan kamu meskipun pekerjaan itu menurut kamu kurang pas justu memberikan kamu penghasila yang cukup. Ketika anda mengeluh coba untuk melakukan hal itu. Dengan cara itulah akan menyadarkan bagaimana untuk bersyukur.

  1. Syukuri apa yang anda makan. Meskipun menunya hanya itu-itu saja

Ketika sampai rumah kamu melihat meja makan hanya itu-itu hidangan yang tersaji. Setelah itu kamu mengerutkan dahi dan mengeluh. Cobalah untuk mengubah hal itu dengan cara bersyukur. Meskipun hanya lauk yang itu-itu saja. Justu di situlah letak keberkahan itu. Tanpa sajian itu anda tidak akan dapat melakukan kegiatan yang lebih. Toh itu merupakan hasil jerih payak kamu. Sepantasnya untuk disyukuri.

  1. Ingat apa yang membuat kamu tertawa Ternyata kamu masih bisa tertawa

Bahagia itu milik siapapun. Termasuk anda. Salah satu wujud kebahagian yang sederhan adalah tertawa entah dengan apa tertawa itulah. Mungkin hanya hal sederhana, biasa saja menurut orang lain justru membuat kamu terrtawa lepas. Dengan tertawa itulah yang akan melepaskan energi negatidf  yang ada di tubuh anda. Untuk itu, ingatlah apa yang membuat kamu tertawa. Sehingga akan membuat kamu lebih bersyukur.

  1. Lihatlah ada orang yang selau mendukung dan menyayangimu

Kehidupan yang sungguh sulit dan mencekik anda. Jangan dijadikan alasan untuk mengeluh. Apalagi melakukan tindakan untuk menyerah dan kalah. Lihatlah ada orang yang selalu menyayangi dan mendukung kamu. Mereka dengan penuh keyakinan bahwa anda akan berhasil menjalani kehidupan. Anda akan pulang dengan membawa segepok rupiah untuk sang istri, orang tua, bahkan anak kesayangan. Merekalah yang setiap saat memanjatkan doa untuk kamu. Doa dalam diam yang justru akan membuat kamu semakin nyaman dalam melangkah.

Tidak saja itu, mereka juga selalu mendukung kamu dalam berbagai hal. Tidak memerdulikan apa yang anda lakukan nanti berhasil atau tidak. Terpnting mereka yakin bahwa ditangan anda akan terus menemukan keberhasilan. Apakah anda ingin mengecewakan mereka dengan sebuah kalimat mengeluh?

  1. Ada tangan Tuhan yang selalu hadir

Yakinkan bahwa setiap kegagalan itu ada hikmah yang dapat dipetik. Kegagalan merupakan sebuah proses untuk menuju jalan keindahan. Tidak ada jalan yang mulus karena jalan mulus itulah tidak akan mendewasakan anda. Selain itu, yakinlah bahwa Tuhan akan selalu berada di dekat anda. Tuhan akan menganti segala kegagalan itu dengan keindahan yang tidak terkira sebelumnya. Yakinlah akan hal itu.

6 Alasan beratnya Cobaan hidup yang akan meluruskan peluang diri

Gagal ujian masuk pegawai negeri, gagal menjalani usaha, gagal mendapatkan klien baru, dan berbagai kegagalan lainnya. Sebuah kondisi yang tentu akan membuat anda semakin terpuruk dalam lembah putus asa. Kegagalan demi kegagalan yang membuat kamu semakin sering untuk mengeluh dan merasa diri kurang. Semangat yang berkobar sebelumnya akan redup secara perlahan. Terakhir adalah mengeluh sejadi-jadinya.

Mengeluh memang merupakan sifat mensusia yang tentu akan sulit hilang. Terutama ketika menghadapi cobaan yang bertubi dan berat. Tetapi mengeluh bukan jalan satu-satunya untuk meluapkan kegagalan. Cobaan yang begitu berat justru akan memberikan peluang bagi diri anda untuk terus tergerak maju dan mengobar semangat untuk berjuang. Cobaan memang berat tetapi yang lebih berat ketika tidak segara terbangun. Tentu hal itulah yang harus anda sadari.

  1. Ujian itu akan membuat anda naik kelas

Ingat ketika sekolah, ujian akan menjadikan anda naik kelas. Bukankan bangga ketika naik kelas. Itulah yang harus dilakukan ketika menghadapi cobaan. Harus bangga dan menjalani dengan sepenuh hati. Karena nanti akan naik kelas, naik level untuk jauh menjadikan kehidupan anda lebih bernilai. Tuhan dalam kaitan ini perlu menguji anda sebarapa kuat dan layak untuk naik kelas. Salah satu ujian itu adalah dengan berbagai bentuk. Salah satunya dengan kegagalan.

  1. Cobaan akan membuat anda menghargai kehidupan

Dahulu mungkin anda terlalu sibuk membanding-bandingkan. Terlebih ketika melihat orang lain jauh lebih sukses. Melihat teman memiliki mobil baru, rumah baru, bahkan Hp baru. Sedangkan anda masih dalam kumbangan keadaan yang terdahulu. Langkaplah penderitaan yang anda hadapi. Setalah itu kamu membayangkan akan masa lalu. Ketika mobil atau meskipun buntut tetap dapat digunakan. Rumah yang jelas tetap untuk menghalangi dari panas dan hujan. Di situlah letaknya anda telah menghargai kehidupan dengan cobaan.

  1. Meskipun cobaan Berat harus tetap bertahan, sebab akan mendewasakan

Cobaan kehidupan memang tidak ada yang ringan. Karena cobaan itulah yang akan membuat kamu nanti jauh lebih dewasa. Meskipun telah berapa banyak air mata yang anda keluarkan. Berapa banyak kata mengeluh anda ucapkan. Namun, anda harus bertahan. Karena bertahan inilah jalan satu-satunya ketika ingin memenangkan ujian itu. Kalau anda lari berarti telah kehilangan kesempatan untuk maju.

  1. Dengan Cobaan akan mengukur berapa kuat anda

Apakah kamu bisa mengukur kehebatan diri? Tentunya tidak dapat mengukurnya. Salah satu cara untuk mengukur seberapa kuat anda dengan cobaan kehidupan. Cobaan itulah yang akan memberikan titik dimana letak kekuatanmu. Tetapi apa yang terjadi ketika diberi cobaan? Seperti ular yang kehilangan bisanya. Seakan tidak dapat melakukan apapun. Tentu bukan hal itulah yang terjadi pada diri anda. Justru semakin berat cobaan akan dapat mengukur akan kekuatan diri. Ingat otot akan jauh lebih kuat ketika mendapatkan beban yang berat dan berulang.

  1. Cobaan akan menumbuhkan rasa empati. Rasa tidak enak akan membuat kamu sering berbagai

Ketika sedang menghadapai cobaan tentu rasa tidak enak akan selalu hinggap. Bagaiman ketika tidak memiliki uang. Sedangkan kebutuhan terus tinggi. Keadaan ingin berpergian tetapi tidak dapat melakuka apapun karena domper kosong. Namun, ketika anda telah keluar dari cobaan itu. Anda telah berhasil dalam kehupan akan jauh lebih empati. Akan dapat merasakan penderitaan orang lain, merasa terus empati. Karena dahulu pernah merasakan. Selain itu anda tidak akan menjadi orang yang sombong. Akan menerapkan ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk.

  1. Dengan ujian kamu akan ingat selalu Tuhan

Ujian yang datang berubi-tubi akan membuat kamu dekat dengan Tuhan. Karena hanya dengan Tuhanlah anda memohon petunjuk dan pertolongan. Ketik anda telah berhasil juga demikian akan selalu ingat karena berkat campur tangan-Nya menemukan keberhasilan. Tidak seperti maling kundang yang lupa ibunya. Tidak seperti kacang yang lupa kulitnya. Justru akan menjadi menusia yang jauh lebih religius.

Senin, 24 Agustus 2020

Belajar Dari Kesalahan untuk Memperbaiki Kualitas Diri

 

Dalam sebuah istana yang begitu megah berkumpulan seorang patih kerajaan dan anak semata wayang sang raja. Saat itu sang raja sedang sakit keras, sehingg harus mengumpulkan seluruh keluarga terdekat. Mengumpulkan itu dimaksudkan untuk memberikan warisan kepada salah satu anaknya. Pada saat itu kondisi keuangan pekerjaan juga sedang lesu sehingga sang raja kebinggungan untuk membagi warisan kepada sang anaknya.

Dengan berat hati sang raja harus menerima keadan bahwa putranya nanti harus hidup dalam serba kekurangan. Mulailah sang raja membuka pembicaraan dengan sang anak. “sebelum saya meninggal anakku. Ayah ingin memberikan satu warisan yang begitu berharga kepadamu. Ayah hanya memiliki buku-buku ini pakailah buku ini untuk menyambung kehidupan kelak ketika saya sudah meninggal” tutur sang raja yang sedah kering seluruh tubuhnya.

Satu minggu kemudian sang raja meninggal dunai tentu keadaan kerajaan berbeda dengan sebelumnya. Penuh dengan kedukaan yang mendalam, begitu juga dengan sang anak semata wayang raja. Karena sang anak yang masih begitu muda harta yang dititipkan kepadany habis untuk dipaiaki hidup yang tidak semerstinya dilakukan. Untuk kegiatan yang tidak mengundang manfaat dan berfoya-foya. Kehidupan itulah yang akhirnya membuat seluruh kekayaan raja habis. Walaupun memang hanya tinggal sedikit.

Harta yang tersisa hanyalah sebuah buku yang berjajar rapi dirak-rak buku. Jumlahnya cukup lamayan banyak. Terlebih buku itu koleksi sang raja tentu memiliki hitoris yang begitu kuat. Karena mental yang belum begitu tertata akhir sang anak raja itu menjual buku-buku itu kepada teman-temannya. Setiap hari selalu menjual buku-buku itu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu, juga untuk kebutuhan lain yang tidak berguna bagi kehidupannya.

Tidak kurang sekitar 6 bulan buku yang diwariskan sang ayah habis terjual. Untuk memenuhi kebutuhan sang anak raja bekerja kasar menjadi buruh. Pekrjaan yang tentu sangat tidak layak bagi anak raja. Namun karena perilaku yang tidak dapat menggunakan harta warisan yang begitu bijak akhirya Ia harus menanggung sendiri akibat yang ditimbulkan. Sedangkan berbada nasib teman-teman yang membeli buku milik sang ayahnya. Ia begitu sukses dan menjadi orang besar. Pekerjaan yang dilakukan tentu tidak menjadi seorang petani atau buruh melainkan menjadi seorang yang berada di kantoran.

Anak sang raja itu akhirnya ingin mengetahui akan yang terjadi sehingga kehidupannya menjadi sangat melejit. Awalnya mereka tidak mau membagi akan rahasia kesuksesan itu, namun setelah di desak akirnya mau untuk membagikan rahasia itu. Ternyata setelah bercerita cukup panjang rahais itu berupa buku yang telah di beli darinya. Buku itu memang tidak lagi ada di pasaran ataupun telah dalam penerbit manapun karena mamang sudha sangat lama. Meskipun demikian dalam buku itu memuat sebuah motivasi hidup yang begitu kuat. Selain itu, juga tips-tips bagaimana untuk memenangkan kehidupan.

Anak sang raja itu akhirnya membuka juga akan rahasia dirinya. Rahasia tentang buku yang dijual itu sebenarnya adalah warisan orang tuanya. Ia malas untuk membacanya hanya ingin segera mendapatkan uang untuk kebutuhan kehidupan setiap harinya. Untuk itulah akhirnya buku-buku itu dijual. Anak sang raja itu kemudian sangat menyesali akan apa yang telah diperbuat selama ini.

Semenjak itulah anak sang raja itu menjadi berubah sifat dan perilakunya. Menjadi pribadi yang jauh lebih religi dan tidak saja itu menjadi bersemangat untuk meraih kesuksesan kehidupan. Ia kemudian berusaha untuk melupakan kenangan masa lalu yang begitu mencekiknya dan akhirnya bangkit dari keterpukukan. Bangkit itulah yang membuat dirinya mendirikan sebuah perusahaan percetakan buku bersama beberapa kolega yang dulu membeli bukunya.

Dalam kisah di atas penting kiranya bagi anda untuk selalu berhati-hati dalam menjalai kehidupan. Berpikir jauh untuk masa depan, karena kehidupan tidak saja hari ini. Tetapi ada hari-hari berikutnya yang tentu masih menjadi misteri. Jangan melakukan sesuatau yang merugikan untuk masa depan anda. Berpikir ketika akan melakukan sesuatu perbuatan.

Tidak saja itu, ketika anda mengalami sebuah kegagalan atau kesalahan dalam kehidupan. Jangan dijadikan sebuah beban. Terlebih anda ingat-ingat akan kegagalan itu. Terpenting adalah mengambil hikmah, segera bangkit, dan melakukan sesuatu tindakan yang akan merubah kehidupan anda. Boleh menyesali tetapi terpenting melangkah untuk kembali bengkit dari keterpurukan.

 

5 Keistimewaan Anda Ketika Tidak Diperhitungkan

 

Setiap orang tentu memiliki tingat kecerdasan yang berbeda-beda. Ada yang terlahir cerdas di berbagai bidang, ada pula yang hanya tercerdas satu bidang saja. Tidak saja itu ada juga yang sedang-sedang saja. Artinya tidak begitu menonjol. Bagi anda yang mungkin masuk dalam tataran yang terakhir yaitu sedang-sedang saja. Tidak terpungkiri ketika berada di sekat orang yang memiliki kecerdasan lebih seakan di nomor duakan. Tentu hal ini sebuah kondisi yang sangat menyakitkan. Selain itu, juga berpengaruh pada mental yang akan melemah.

Kondisi demikian terjadi di berbagai lini kehidupan. Orang yang tidak menonjol dalam satu segi misalnya selalu tidak diperhitungkan. Justru sebaliknya selalu menjadi orang kesekian kalinya yang menjadi pelapis. Tentu hal inilah yang akan membuat siapa saja sakit hati. Perasaan marah, emosi, dendam dan lainnya akan hinggap secara berlebih dalam diri anda. Perasaan ini memang wajar, namun penting untuk anda ketahui perasaan ini akan menghambat anda berkembang. Anda jangan perlu cemas ketika tidak diperhitungkan karena justru memiliki keistimewaan. Adapun keistimewaan itu akan di kupas dalam artikel di bawah ini.

  1. Mental yang Kokoh

Ketika anda tidak diperhitungkan tentu akan menemukan berbagai perasaan yang tidak nyaman. Terlebih dilakukan orang terdekat di kehidupan kita. Seakan dunia menjadi milik mereka dan kita hanya ikut saja tanpa andil besar di dalamnya. Penting untuk anda ketahui justru dari situlah mental anda tertata secara baik dan kokoh. Memang satu dua kali akan merasakan rasa sakit yang luar biasa. Semakin lama akan menemukan kebiasaan yang itu akan menguatkan mental anda. Mental yang tertata akan membuat anda kuat di berbagai medan. Tidak saja ketika tidak diperhitungkan dalam dunia kerja pun akan berperan.

  1. Memoles Kejernihan Hati

Saat tidak diperhitungkan inilah hati anda akan berperan lebih intensif di bandingan pemikiran. Karena memang ketika mengalami kondisi demikian akan merasakan dada yang sangat sesak. Tentu tidak saja sesak akan dijumpai berbagai macam dendam dalam diri. Dendam inilah yang wajib anda kelola lebih baik dan positif. Sehingga lambat laun akan memberikan titik kebaikan dalam diri. Selain itu, juga akan memoles hati anda semakin jernir. Nanti ketika menghadapi hal serupa tidak akan mudah goyah maupun terpancing.

  1. Potensi untuk Lebih Sukses

Dalam keadaan tidak diperhitungkan di situlah muncul sebuah semangat untuk belajar. Paling tidak belajar tentang apa yang menjadikan kelemahan. Penting untuk anda ketahui ketika orang lain tidak memperhitungkan anda justru mereka melupakan. Ketika melupakan inilah yang harus dijadikan sebuah momentum untuk terus berubah dan bergerak. Dengan sentilan sedikit emosi untuk berubah akan menjadikan jauh lebih sukses dibandingkan orang yang tidak memperhitungkan anda. Karena mereka satu langkah tidak akan belajar dari anda yang terus belajar.

  1. Peka Terhadap Perubahan

Keistimewaan ini begitu istimewa bagi anda. Mengapa demikian? ketika tidak diperhitungkan tentu akan berpikir lebih. Berpikir tentang apa yang menjadikan orang lain tidak memperhitungkan kita. Ketika tidak mahir dalam satu hal akan melakukan hal lain yang berbeda dari orang lain. Disinilah kondisi di mana ada dituntut untuk menemukan sesuatu yang baru. Tidak mungkin melakukan sesuatu yang sulit untuk anda kembangkan. Melalui hal itulah anda secara perlahan akan menemukan tempat untuk segera berubah. Sehingga tidak semakin jauh ketinggalan.

  1. Memiliki Sikap Seperti Ilmu Padi

Padi semakin berisi akan semakin menunduk. Itulah yang akan terjadi bagi anda yang pernah mengalami  kondisi tidak diperhitungkan oleh orang terdekat. Pernah mengalami hal yang sama tidak mungkin akan melakukan hal yang sama pula pada orang lain. Kehati-hatian dalam berperilaku dan bersikap akan ditekankan jauh untuk menghindari hal yang demikian. Selain itu, akan jauh menghargai orang lain yang mungkin dari segi kemampuan di bawah anda. Hal ini tentu diperoleh dari sikap yang diterima. Seakan telah belajar dari masa lalu yang mendewasakan dan menjadikan hidup semakin bijak. Tidak saja itu, anda juga akan semakin merendah atas apa yang dimiliki terlebih persoalan kecerdasan.

 

 

Pelajaran dari Pensil yang Mengubah Kualitas Hidup Anda

Ada seorang nenek yang tengah duduk bersama sang cucunya. Sang nenek sembari menulis. Meskipun begitu menikmati Ia juga tidak luput untuk senantiasa memperhatikan sang cucunya. Kedua orang tuanya sedang berada di luar negeri untuk memenuhi kebutuhannya. Selain itu, juga untuk menyiapkan biaya sekolah. Meskipun terlahir dari keluarga petani dan hidup serba kekurangan. Terdapat sebuah harapan yang begitu besar untuk anaknya, yaitu kehidupan yang membahagiakan. Salah satu jalan untuk menemukan kebahagiaan itu berupa menempuh pendidikan setinggi mungkin. Setelah itu, jalan yang akan ditempuh tidak begitu sulit dibandingkan yang tidak berpendidikan. Pemikiran yang demikian begitu di pegang teguh oleh nenek dan kedua orang tua cucunya itu.

“Nenek sedang menulis apa?” tanya sanga cucu yang mengagetkan.

“Nenek hanya menulis saja. Karena nenek suka menulis” jawabnya untuk menyembunyikan sesuatu yang ditulis sang nenek.

“Tapi kenapa nenek menulis begitu serius?” tanya sang cucu kembali.

Memang sang cucu begitu kritis dan pandai. Melihat sesuatu yang jangga langsung mencecer dengan berbagai pertanyaan. Kecerdasan itu memang mirip dengan sang ibunya. Perbedaan kecerdasan sang ibu tidak didukung dengan biaya sekolah. Akhirnya harus mengubur akan kecerdasan itu. Hal itulah, yang tidak diinginkan untuk terulang dalam sang anaknya.

“Apakah nenek menulis tentang kenangan paling indah bersamaku?” tanya kembali sang cucu.

“Setiap kenangan itu tidak perlu di tuliskan nak. Semua sudah nenek simpan dimemori hati dan pikiran nenek” mencoba menjelaskan.

“Lalu nenek menulis tentang apa?” Tanya sang cucu kepada neneknya.

Lalu nenek itu menjelaskan dengan detail bahwa dirinya hanya menulis saja. tidak saja itu nenek juga memberikan pelajaran bernilai dari sebuah pensil yang dipegang. Pelajaran hidup yang akan menjadikan kualitas kehidupan anda jauh lebih bermakna dan bernilai. Adapun pelajaran dari pensil itu sebagai berikut.

  1. Jangan Melupakan Tangan Tuhan Dalam kesuksesan Anda

Sukses merupakan sebuah harapan setiap orang dalam kehidupan. Untuk menemukan kesuksesan itulah yang banyak rintangan di hadapi. Tidak terpungkiri harus berdarah-darah untuk menemukan kesuksesan itu. Ketika anda sukses penting memahami ada campur tangan lain di baliknya. Campur tangan ini bisa dari yang utama Tuhan, orang tua, dan orang terdekat. Seperti halnya pensil tidak akan menghasilan tulisan yang hebat tanpa ada tangan yang mengerakkannya. Untuk itulah, penting bagi anda ingat ada campur tangan lain di balik kesuksesan anda. Lebih utama adalah Tuhan

  1. Ada Hikmah di Balik Penderitaan

Dalam menemukan keesuksesan tidak terpungkiri anda akan menemukan berbagai kegagalan. Kegagalan inilah yang membuat luka dari diri sendiri. Terlebih mendapatkan cibira dari orang lain. Semakin anda mendapatkan luka akibat usaha akan semakin membuat anda terlatih dan kuat. Seperti halnya dengan pensil harus di kupas dengan pisau untuk menemukan ketajaman.

  1. Penting untuk Memperbaiki Kesalahan

Setiap orang tentu memiliki kesalahan dalam kehidupan. Kesalahan itu wajar terjadi terlebih untuk menemukan kesuksesan senantiasa harus melalui kesalahan itu. Karena melalui kesalahan itulah yang justru akan semakin membuat anda mengkilap. Jangan ragu untuk belajar dari kesalahan dan menghapusnya. Karena kesalahan yang tidak segera di hapus dari ingatan akan menjadi bayangan yang menjegal kesuskesan anda. Seperti halnya dalam menulis dengan pensil anda ketika salah dapat mengahapusnya.

  1. Terpenting Kualitas Diri Bukan Penampilan

Dalam kesuksesan tidak memandang penampilan baik atau buruk, cantik atau tidak. Lebih utama adalah keterampilan diri yang utama. Karena melalui keterampila itulah yang akan menjadi pembeda dengan orang lain. Untuk itu, bagi anda seringlah merawat kecerdasan dan keterampilan. Kerena kedua hal itulah tidak akan dapat berubah dan di bohongi. Selaras dengan pensil, yang dibutuhkan adalah isinya bukan pembungkusnya.

  1. Memberikan Kesan Terbaik Dalam Kehidupan

Dalam kehidupan mungkin tidak akan mengatahui umur kita. Penting untuk dijadikan catatan adalah kesan apa yang telah diberikan kepada orang lain. Tentu kesan ini berkaitan dengan perilaku dalam kehidupan. Perilaku baik akan dicap baik walau anda telah meninggal. Begitu juga dengan keburukan. Dalam perkerjaan juga demikian. Untuk itulah penting anda selalu berbuat positif untuk memberikan kesan positif dalam kehidupan. Seperi pensil yang meninggalkan goresan dikertas yang bermakna.

5 Alasan Kamu Tidak Perlu Minder Ketika Merasa Teman-Teman Lebih Pintar

 

Minder merupakan sifat alamiah yang ada dalam manusia. Minder ini dapat terjadi karena berbagai hal, misalnya karena kecantikan, kekayaan, dan kecerdasan. Berkaitan dengan kecerdasakan mungkin anda sering mengalami ketika sedang berkumpul merasa paling rendah. Tentu hal itu tidak anda alami saja, di luar sana banyak orang yang mengalami hal yang sama.

Perasaan minder ini mungkin akan membuat anda secara perlahan menjauh, menghindar dan tidak jarang mundur secara perlahan dari pergaulan. Selain itu, perasaan kurang diperhatikan atau tidak dianggap sering hingga dalam diri anda. Tentu hal ini terkadang hanya perasaan saja karena anda terlalu berlebih menganggap kurang pandai di antara teman-teman. Justru dari minder inilah yang nantinya akan membuat anda jauh lebih tidak berkembang. Mengapa demikian? perasaan selalu merasa di bawah akan menjadi sumbu motivasi semakin melemah. Untuk itu, penting mengatahui alasan tidak perlu minder ketika merasa teman-teman anda lebih pintar.

  1. Orang Lain Tidak Tahu Akan Nasib Anda Kedepan

Jangan pernah bepikir ketika anda merasa tidak pintar di hadapan teman-teman justru akan gagal dalam kehidupan. Pemikiran yang demikian jelas sebuah kesalahan yang fatal dan besar. Justru dari pemikiran inilah yang akan menghambat anda untuk tidak berkembang karena fokus oleh kelemahan anda. Penting untuk anda catat keberhasilan dalam kehidupan tidak saja ditentukan oleh kepandaian, tetapi bagaimana skill, kemampuan sosial, dan juga analisis tentang perubahan zaman. Dengan memegang hal itu dijamin anda akan jauh lebih percaya diri.

  1. Anda Akan Semakin Terfokus Untuk Berubah

Ketika anda merasa tidak pintar di hadapan tema-teman tentu tidak saja behenti menunggu teman membagikan ilmunya. Tetapi, mencari bagaimana anda dapat untuk mengejar akan keilmuan itu. Inilah yang akan membuat anda akan semakin fokus untuk berubah. Pikiran akan semakin terkuras untuk berlajar dan mengejar ketertinggalan. Pemikiran inilah yang justru akan semakin mendewasakan anda dalam berproses. Untuk itu, penting memahami bahwa minder terlalu berlebih itu bukan perilaku yang baik.

  1. Belajar Menerima

Saat anda merasa kurang pintar dihadapan teman-teman jangan mudah marah dan tersinggung. Marah dan tersinggung inilah yang akan membuat anda semakin tidak nyaman untuk berbuat. Pikiran akan dipenuhi cara untuk menjegal dan membalas kepada teman-teman anda yang lebih pintar. Hal ini hanya sebuah perasaan saja. Tentu yang penting untuk dilakukan adalah belajar untuk menerima. Menerima di sini bukan berarti pasrah tetapi berusaha ikhlas dan selanjutnya berbuat. Karena menerima saja tidak cukup perlu untuk berbuat agar menjadi jauh lebih bernilai.

  1. Tidak Ada Kepandaian yang Instan

Jangan merasa minder ketika berada di dekat orang yang lebih pintar. Terlebih berpikiran bahwa kepandaian yang ada dalam tubuhnya merupakan bawaan sejak lahir. Penting untuk dipahami pintar itu perlu sebuah proses panjang. Tidak instan seperti anda memasak nasi yang beberapa jam dapat dinikmati. Teman-teman anda yang pintar sama halnya dengan itu, kepandaian yang didapat karena usaha dan kerja keras. Untuk itu, anda jangan merasa minder karena pandai dapat didapatkan dengan usaha dan belajar. Semua orang memiliki pontensi untuk pintar dan semua orang berhak untuk menjadi orang pinter serta hebat.

  1. Mengasah Kemampuan Diri Dari Pada Anda Iri

Seringkali yang terjadi ketika berhadapan dengan teman yang jauh lebih pintar adalah memiliki sifat iri. Iri inilah yang ketika terus dilakukan akan tidak baik dalam perjalanan kehidupan anda. Karena semakin lama terpenjara oleh rasa iri ini akan semakin lama pula anda untuk bangkit dari keterpurukan. Sebenarnya iri inilah yang membuat anda terpuruk dan tidak terfokus untuk berubah. Mulai sekarang jangan merasa iri kepada teman yang lebih pandai dari anda. Buang semua perasaan itu, terpenting berpikir bagaimana untuk mengembangkan kemampuan. Dengan cara mengambangkan kemampuan inilah yang akan membuat anda semakin yakin bahwa anda bisa. Penting juga untuk dipahami bahwa tidak anda sendiri yang mengalami hal itu. Di luar sana banyak orang yang senasib, yang menjadi pembeda adalah mereka segara terbangun, belajar dan bangkit.

Mengubah 5 Perilaku Ketika Orang Di Sekeliling Tidak Menghargai Anda

 

Apakah pernah merasakan di mana sekeliling anda tidak begitu menghargai anda? Kalau iya jangan khawatir, jangan pula bersedih, ataupun murung. Justru dari keadaan itulah yang akan menguatkan mental anda. Namun, seringkali yang terjadi seorang yang mengalami kondisi tersebut membuat kondisi mental terjatuh. Seakan dirinya tidak lagi berguna, tidak lagi dianggap dan tentu akan mengalami kondisi titik terendah dalam kehidupan. Memang hal itu wajar karena kondisi pikiran akan memaksa hati untuk terus berkerja lebih. Alhasil ketika itu terus terjadi anda akan terpuruh dalam lembah ketikdakbergerakan. Semakin lama terpuruk dan terpendam dalam ketikdaknyamanan diri.

Jika anda berpikiran hanya anda sendiri yang mengalami itu salah. Justru di luar sana banyak orang yang lebih parah. Menjadi pembeda adalah bagaimana mereka dapat menetralisir secara mandiri. Mendinginkan suasana hati yang terlanjur panas. Terlebih mereka dapat melakukan kegiatan yang positif serta mengambil hikmah atas apa yang tengah di alami. Namun ada beberapa hal yang penting anda lakukan untuk mengubah hal itu menjadi sebuah energi positif.

  1. Buanglah Perasaan Negatif karena Tidak Dihargai Bukan Jaminan Anda Tidak Punya Impian

Bagi seorang yang tidak begitu dihargai oleh orang disekelilingnya kebanyak selalu berpikir negatif. Pikiran akan segala kesalahan yang dilakukan kepada orang disekelilingnya. Tidak saja itu berpikir juga akan kelemahan diri yang mungkin orang lain tidak menghargai kita. Buanglah semua pemikiran yang demikian karena akan menyumbat energi positif dalam diri anda. Segeralah terbangun dan berpikir bahwa dengan tidak dihargai akan merenggut seluruh impian kita. Semakin tidak dihargai justru akan memberikan ruang untuk anda bepikir untuk fokus ke depan. Orang lain akan melihat kamu selalu dibawahnya kemudian mereka akan terlena bahwa kamu terus berbenah dan belajar.

  1. Hindari Rasa Marah Berlebih Karena Akan Menghambat Anda Berubah

Ketika menghadapi situasi orang lain tidak mengahargai anda. Pasti yang terlitas adalah sebuah perasaan marah dan emosi. Merasa anda tidak dihargai di pojokkan dan tidak adil diberlakukan demikian. Hal itu justru jangan dilakukan karena rasa marah yang berlebih justru akan membuat anda tidak tidak berubah. Fokus tujuan untuk membalas dan semakin membenci orang lain yang membenci anda. Selain itu melalui marah akan menguras energi, pemikiran, dan tentu perasaan kita. Lebih baik bersikap biasa, tetapi tidak biasa dalam berbuat. Maksudnya terus bergerak untuk maju dan suatu saat akan menunjukan kesuksesan bagi orang itu.

  1. Tunjukkan Dengan Keberhasilan

Ketika anda tidak dihargai orang lain justru dari situlah muncul sebuah semangat yang mengelora. Jangan justru anda patah semangat karena orang lain akan menanggap telah gagal dalam mengemban kehidupan. Penting untuk diingat pula bahwa anda tidak dihargai bukan sebuah jaminan anda tidak berhasil dalam kehidupan. Justru akan menjadi pelecut motivasi untuk terus bergerak dan belajar membuntikan bahwa anda bisa.

  1. Berusaha Untuk Tenang

Saat anda mendapatkan perlakuan tidak diharga orang lain pasti akan merasakan ketidaktenagan diri. Merasa bersalah atau melakukan kesalahan terhadap orang lain. Hapus pemikiran demikian karena akan menghambat anda untuk melakukan sesuatu yang positif. Pemikiran anda akan terpusat bagaimana untuk memperbiki diri dan mencoba mendekati orang lain yang tidak menghargai itu. Semangat untuk berubah justru semakin hilang secara perlahan. Untuk itu, jangan sampai anda terlalu tidak tenang dengan mengahadapi permasalahan yang demikian. Hadapi dengan rileks anggap kehidupan yang menentukan bukan orang lain melainkan diri anda sendiri.

  1. Belajar Menerima

Menerima memang berat terlebih ketika tersakiti. Menerima tidak saja bagiamana memposisikan hati untuk ikhlas, tetapi sebuah harga diri yang tergadaikan. Namun, dalam situasi tertentu menerima memang wajib untuk dilakukan. Menerima bukan berarti kalah, tetapi menerima adalah sebuah tindakan yang dewasa dan bijak. Di sinilah letak kedewasaan anda teruji, yaitu melalui perilaku menerima. Namun, dari menerima inilah akan terfokus untuk berbuat sesuatu yang bernilai dalam kehidupan. Ketika tidak lagi dihargai dan dikucilkan menerima dengan ikhlas. Penting diingat tidak saja menerima kemudian diam, tetapi ada gerak langkah yang akan mengubah kehidupan anda. Terlebih menunjukkan bahwa anda bisa melampau dari apa yang mereka lakukan.

Meraih Kesuksesam Itu Penting Disertai Cinta. Tidak Percaya? Beberapa Tokoh ini Telah Membutikannya.

 

Cinta dalam kehidupan seakan menjadi sesuatu yang unik. Sulit rasannya mendiskripsikan pengertian cinta. Sebab setiap kepala memiliki diskripsi dan pengertiannya sendiri mengenai cinta. Cita bisa menpengaruhi segalanya, termasuk dalam meraih sebuah kesuksesan. Cita memiliki dampak yang sangat luar biasa. Melalui cinta, seseorang bisa meraih kesuksesan, dengan cita seseorang bisa menemukan kebahagiaan, dengan cinta seseorang bisa menemukan kenyamanan, dengan cinta seseorang juga bisa menemukan segala-galannya. Seperti yang dialami beberapa tokoh ini, berkat cinta ia bisa menemukan kesuksesannya yang sangat luar biasa.

  1. Steve Jobs

Siapa yang tidak kenal dengan nama yang satu ini. Di dunia teknologi nama Steve Jobs sudah sangat memasar. Sebab namanya tercatat menjadi salah satu nama penting dalam pengaruhnya terhadap perkembangan teknologi sekarang. Pendiri teknologi aplle ini merintis karirnya juga atas dasar cinta. Ia sangat mencintai komputer. Ketika kecil ia sering menghabisan waktunya untuk ngotak-atik komputer. Bahkan waktunya banyak yang habis digunakan untuk belajar mengembangkan kecintaannya tersebut. Sampai pada suatu waktu, berbekal komputer bekas milik orang tuanya, dan ruangan bagasi ia mencoba hal baru. Yakni merancang sebuah komputer. Sampai akhirnya, komputer pertamannya berhasil ia ciptakan. Sejalan waktu, kecintaannya itu terus ia pupuk dan ia kembangkan. Sampai akhrinya kini perusahan yang lahir dari rasa cinta itu menjadi perusahaan teknologi terbesar di Dunia. Dan nama Seteve Jobs menjadi nama  yang begitu besar di dunia teknologi.

  1. J K Rowling

Tokoh selanjutnya ini juga tidak begitu asing di kacah perbukuan dunia. Pengarang novel Harry Poter ini juga salah satu bukti bahwa mencapai kesuksesan itu butuh cinta. Di awal karirnya menjadi seorang penulis besar, JK Rowling pernah dipaksa oleh orang tuanya untuk melawan cinta. Ketika kuliah ia dipaksa untuk mengambil jurusan yang tidak ia cintai. Karena tidak cinta, pada akhirnya ia tidak selesai kuliah, hingga akhirnya ia menekuni kecintaannya, yakni menjadi seorang penulis. Ketika beberapa bukunya terbit dan buming di kacah perbukuan dunia, baru orang tuanya sadar bahwa anaknnya hanya cinta kepada dunia tulis. Semenjak itu ia tidak berani memaksannya untuk melawan kecintaannya yang dimiliki anaknnya.

  1. Mark Zuckerberg

Tokoh yang mengawali kesuksesannya dengan cinta selanjutnya adalah Mark Zuckerberg . Tokoh pendiri facebook ini juga sebagai bukti betapa dahsyatnya cinta dalam pendakian menemukan kesuksesan. Meskipun ketika remaja ia tidak lulus sekolah. Namun cinta yang ada dalam dirinya terhadap dunia teknologi mampu membuatnya menjadi sosok yang berpengaruh dalam dunia teknologi di dunia. Facebook, buah karya yang lahir dari rasa cinta itu, kini sudah dinikmati oleh hampir semua orang di dunia.

  1. Arswendo Atmowiloto

Di Indonesia, tokoh besar yang dalam karirnya juga terpengaruh dari cinta ada Arswendo Atmowiloto. Ketika itu ia jatuh cinta dengan seseorang perempuan kuliahnya. Saat itu ia tidak berani menyatakan cinta kepadanya, lantas ia menulis cerpan, yang mewakili hatinya kepada perempuan itu. Harapannya ketika di muat perempuan itu membacanya dan ia mengetahui apa yang tengah dirasakannya. Namun, ketika dimuat, perempuan itu tidak membacanya. Kemudian ia menuliskan karya yang selanjutnya, ketika itu tidak dimuat di koran, berlanjut ke karya ke tiga, namun tetap saja juga tidak dimuat, sampai berkali-kali. Bahkan puluh kali baru karyannya dimuat. Namun ketika itu perempuan itu sudah memiliki kekasih lain. Lantas di akhir Arswendo mengatakan ‘kalau saja waktu itu aku tidak jatuh cinta, mungkin aku tidak akan menjadi penulis sebesar ini’. Itulah ungkapan yang membuktikan bahwa pejalanan kesuksesan tidak terlepas dari pengaruh cinta. Sebab cinta serupa api yang akan menyalakan lilin semangat dalam kehidupan.

  1. Seno Gumirah Ajidarma

Tokoh selanjutnya yang juga membuktikan dahsyatnya cinta dalam proses pendakian menemukan kesuksesan adalah Seno Gumirah Ajidarma. Berkat cinta, yang menjadikannya menjadi ceprpenis kondang. Kecintaan dalam dunia tulis telah membawannya menemukan kesuksesannya.

Beberapa tokoh di atas membuktikan bahwa mendaki kesuksesan itu membutuhkan sebuah cinta. Agar geraknya disertai kebahagiaan. Cinta bisa membuat orang lebih semangat dalam mendapatkan sesuatu. Seperti halnya beberapa tokoh di atas, melalui cinta mereka bekerja secara totalitas. Melewati banyak rintangan dan cobaan. Sampai akhirnya cinta telah berbuah kesuksesan atas dirinya.

Takut Bicara di Depan Orang Banyak? Berikut 7 Motivasi yang Dapat Mengatasinya

 

Bagi kamu yang dalam hidupnya bermimpi menjadi public speaker, kemampuan berbicara di depan umum tentu menjadi sesuatu yang sangat mahal. Sebab kemampuan ini harus bisa dikuasai dengan baik. Tidak hanya public speaker, beberapa posisi pekerjaan juga membutuhkan kemampuan berbicara di depan banyak orang. Seperti guru, sales manajer, motivator dan sebagainya. Semuanya membutuhkan keahlian ini. Kemampuan berbiacara di depan banyak orang menjadi potensi utama yang diperhitungkan. Sebab komunikasi ini akan berpengaruh pada hasil, yakni bagaimana bisa berkomunikasi dengan baik. Serta bisa didengar oleh pendengar sebagai sesuatu yang sangat bermakna dan sangat nilai. Dengan begitu akan banyak orang yang membutuhkanya. Untuk itu bagi kamu yang masih takut dan gerogi ketika bicara di depan banyak orang. Berikut motivasi yang dapat mengatasinnya.

  1. Anda Sosok yang Penting

Di dalam sebuah forum komunikasi, dengan melibatkan banyak audien. Anda yang menjadi fokus utama, artinya ada adalah sosok yang penting dalam forum itu. Sehingga, apa yang Anda sampaikan menjadi sesuatu yang dinanti oleh banyak orang. Untuk itu penyadaran sebagai sosok yang penting, bisa menjadi motivasi besar untuk berani bicara di depan umum.

  1. Fokus

Sikap fokus bisa menjadi menumbuhkan keyakinan Anda ketika berbicara di depan orang banyak. Fokus artinya Anda sudah siap seratus persen, mengenai materi yang hendak disampaikan, serta perlatan pendukung lainnya. Sebab kesiapan materi ini bisa sangat berpengaruh terhadap sikap berani Anda ketika berada di depan orang banyak. Materi terbatas bisa menjatuhkan Anda di depan fotum, dan hal ini jelas akan berakibat fatal. Secara otomatis bisa menurunkan mental diri. Untuk itulah motivasi selanjutnya agar kamu tidak takut berbicara di depan banyak orang adalah dengan tetap fokus pada materi serta perlatan pendukung lainnya.

  1. Anggap Audien Sebagi Teman

Motivasi selanjutnya yang dapat membantumu dalam memantapkan mental ketika berbicara di depan orang banyak adalah dengan menganggap audien sebagai teman sendiri. Sehingga suasana santai, rileks dan mengalir akan muncul ketika kamu menyampaikan materi di hadapan banyak orang. Anggapan audien sebagai sosok teman ini bisa memunculkan kedekatan, dan keterbukaan satu sampai lainnya. Motivasi ini sangat penting bagi kamu yang ingin memperbaiki rasa takut ketika bicara di depan banyak orang.

  1. Bayangkan Kamu Paling Bisa

Ketika berdiri di depan orang banyak, salah satu hal yang harus kamu jadikan bekal adalah sebuah keyakinan bahwa kamu orang yang paling bisa dalam forum tersebut. Hal ini sangat penting, sebab ketika kamu ragu akan diri maka akan sangat berpengaruh terhadap motivasimu ketika bicara di depan umum. Pembawaan materi sepenuhnya ada di tanganmu, sehingga jika ada beberapa orang yang hendak menjatuhkanmu, kamu lebih dalam penguasaan materi. Sehingga tinggal mengolah di mana yang pas materi itu di sampaikan. Bayangan sebagai orang paling bisa ini sangat berpengaruh bagi mental ketika menyampaikan sesuatu kepada banyak orang.

  1. Jangan Pandang Matannya

Jika masih ragu dengan motivasi sebelumnya, hal lain yang dapat kamu lakukan adalah  hindari memandang mata. Sebab pandangan mata bisa menjatuhkan mental kamu ketika berada di depan orang banyak. Lihat kening, atau rambutnya dengan pandangan umum. Sehingga kamu akan lebih rilaks ketika bicara di depan orang banyak. Motivasi ini penting untuk dipahami agar kamu tidak takut bicara di dean banyak orang.

  1. Bayangkan Sebagai Sebuah Kebangaan

Di beri ksesempatan untuk bicara di depan banyak orang adalah sebuah kebangaan. Sebab kesempatan ini tidak semua orang mendapatkannya. Untuk itu menumbuhkan motivasi dengan rasa bangga penting unutk ditanamkan. Agar ketika bicara di depan banyak orang kamu akan menyampaikan materi-materi yang sempurna. Jangan sampai ada yang salah. Ketika kamu sudah membayangkan sebagai sebuah kebanggaan tentu rasa semangat dan motivasi besar akan turut lahir bersamannya. Hal ini juga akan berpengaruh pada mental diri.

  1. Pertaruhan Hasil

Motivasi selanjutnya yang dapat menumbuhkan  keberanian bagi kamu yang bicara di depan orang banyak adalah taruhan hasil. Misal bagi sales manajer, komunikasi baik di depan banyak orang dengan materi produknya akan sangat berpengaruh pada minat dan daya beli masyarakat atas produknya. Berbeda ketika komunikasinya jelek, tentu hasilnya pun akan jelek.

Diremehkan Orang Lain Karena Dirasa Tidak Mampu? Jangan Khawatir Justru itu Akan Jadi Motivasi Besarmu

 

Hidup tidak selalu berada di jalan yang mulus. Ada yang mengatakan hidup itu seperti jalan mendaki gunung. Di perjalanan kita harus melewati rintangan-rintangan, seperti jalan menikung, jalan menurun, jalan berlubang, jalan bebatu dan jalan yang berlumpur. Bisa jadi itu jalan satu-satunya yang harus dilewati jika ingin menikmati puncak gunung yang indah dengan hamparan alamnya yang begitu mempesona.

Ada juga yang mengatakan hidup itu seperti roda, yang selalu berputar. Hidup tidak selamannya di atas, kadang waktu dibawah, dan kemudian niak kembali. Inilah perputaran hidup ini. Sehingga kita hidup tidak selamannya merasakan senang, namun ada waktunya kesedihan itu akan menghampiri dan menuntut kita untuk memaknainya.

Seperti halnya dalam kehidupan, perjuangan seorang pendaki bukit kesuksesan harus siap sakit. Salah satunnya ketika diri kita diremehkan oleh orang lain mengenai kemampuan yang kita miliki. Bagi pendaki kehidupan sejati, hal itu tetu tidak jadi masalah yang berarti. Justru sebaliknya, sikap remeh orang lain terhadap diri kita bisa menjadi salah satu amunisi, energi yang akan menggerakan kita untuk berbuat lebih baik ke depannya.

Misal, pada suatau waktu dalam sebuah forum, kebetulan atasan memberikan posisi kita sebagai bendahara. Namun, ketika itu ada salah satu pegawai meremehkan kemampuan kita, sebab belum memiliki pengalaman mengenai sistem perbendaharaan. Namun seketika itu, pasti akan muncul sikap emosi motivasi yang luar biasa. Motivasi itu intinya ingin membuktikan bahwa, say tidak seperti yang ia pikirkan. Meskipun belum memiliki pengalaman di dunia perbendaharaan namun emosi itu yang akan menuntunnya belajar, menemukan dan mendalami apa yang semestinya dilakukan dengan baik.

Seperti kisah seorang teman, ketika itu setelah lulus Sarjana Strata Satu ia ingin sekali menjadi guru Bahasa Indonesia di luar negeri. Tanpa berpikir panjang, setelah mendengar ada kesempatan. Ia seketika ikut mendaftarkan diri. Kebetulan saat itu yang menjadi panitia perekrutan adalah salah satu dosennya sendiri.

Pada sore hari, ia menemui dosen tersebut dan berminat untuk mendaftarkan diri sebagai guru Bahasa luar negeri, yang ketika itu akan ditempatkan di tiga negara, yakni Inggris, Jepang, dan Kanada. Sore itu ia langsung bisa bertemu dengan Sang Dosen.

Setelah ditanya maksud kedatangannya ke ruangan tersebut. Ia menjelaskan apa adanya mengenai niatan dan mimpinya tersebut. Lantas Sang Dosen pun meresponnya dengan senang. Namun sebelum ia mengisi form pendaftaran Sang Dosen menanyakan akan kemampuan bahasa Inggrisnya. Karena kebetulan ia mengambil Jurusan Bahasa Indonesia, tentu penguasaan bahasa Inggrisnya masih minim. Bahkan hampir mendekati ukuran tidak bisa.

Melihat hal itu, sontak Sang Dosen pun wajahnya berubah. Ia marah akan hal itu. Sebab kemampuan Bahasa Inggris merupakan prasyarat utama bagi guru luar negeri. Lantas Sang Dosen memarahinya.

“Mahasiswa tidak pecus saja mau jadi guru luar negeri. Sudah pergi dasar tidak berguan” Bentak Sang Dosen.

Mendengar bentakan itu, dalam hati teman saya tersumat marah. Tanpa mengucapkan salam ia langsung keluar dari ruang Sang Dosen itu dengan perasaan marah di hatinya. Penyebutan mahasiswa tidak pecus seakan menyumat obor kemarahannya ketika itu. Semenjak pertemuan itu. Berselang dua minggu, teman saya lantas mendaftarkan diri ke sebuah kursus bahasa Inggris.

Ia ingin membuktikan bahwa ia mampu melakukan apa yang ia inginkan, dan ia ingin melihatnya bangga dengan kemampuannya. Ia pun menjalani kursus itu selama satu tahun lamanya. Selama itu pula perkembangan bahsa Inggrisnya membaik. Selesai kursus, kebetulan ada pendaftaran ulang untuk gelombang selanjutnya. Tanpa berpikir panjang ia mendaftarkan diri. Kebetulan yang menjadi panitia bukan dosen yang kemarin. Saat itu pula ia mempraktikkan kemampuan komunikasi bahasa Inggrisnya, sampai pada akhirnya ia mampu menjadi guru bahasa Indonesia di Jepang.

Tiga tahun selanjutnya, saat musim liburan ia pulang ke Indonesia. Dan saat itu ia sedang mencari makan di sebuah restoran. Tidak sengaja ia bertemu dengan dosen yang merendahkannya beberapa tahun yang lalu. Saat itulah menjadi momen yang mengesankan. Sang dosen bangga dengan kemampuannya berbahasa Inggris, tidak itu saja ia juga mampu berbahasa Jepang dengan baik dan lancar.

“Jika Bapak tidak merendahkan saya waktu itu, mungkin saya tidak akan jadi seperti ini”

Kalimat terakhir yang diungkapkan teman saya itu menjadi sebuah nilai besar akan sebuah kejadian hidup yang kerap direndahkan oleh orang lain. Itu pantas disyukuri sebab kita telah diberi amunisi motivasi untuk berubah menjadi lebih baik. Untuk itu jangan tersinggung ketika direndahkan orang lain, hayati, nikmati dan jalani dalam cita-cita pencapaian yang lebih baik.

Masa Kecil, dan Motivasi Besar Bagi Kamu yang Ingin Sukses

 

Masa kecil merupakan masa-masa yang sangat menggemaskan sekaligus menyenangkan. Semua orang tentu memiliki pengalaman yang sangat berharga di masa kecilnya. Kenapa dikatakan menggemaskan dan menyenangkan, sebab masa ini merupakan masa di mana kita bebas melakukan apa saja dengan sesuka hati. Terlebih tidak memiliki beban apapun. Tidak memikirkan ini, tidak memikirkan itu, dan yang lainya.

Kita masih polos, artinya belum terpengaruh apapun yang ada di dunia ini. Kita bisa bermain air, bermain lumpur, bermain sepedah, bermain petak kumpet, bermain engrang dan bermain mainan yang menyenangkan.

Di balik masa kecil yang begitu kompleks. Jika kita maknai lebih dalam masa kecil menjadi momen yang sangat berharga dalam kehidupan ini. Sebab di dalamnya banyak mengajari sesuatu hal yang memiliki nilai guna dalam kehidupan shari-hari. Terlebih bagi kamu yang ingin sukses. Ada baiknya menengok masa kecil sebagai pelajaran berhargannya, sekaligus memtik motivasi besarnya. Sebab ada pelajaran dan motivasi itu dapat kamu jadikan bekal dalam memetik sebuah kesuksesa.

Pertama, ketika kecil kita tidak pernah takut dalam melakukan hal baru. Semisal kita melihat kran air. Tanpa memikirkan bagaimana caranya, kita langsung saja memegang kran itu dan mencoba sebisanya untuk mengalirkan airnya. Selain itu juga ketika mendapatkan botol mineral, seketika kita juga akan berusaha membukannya tanpa sebuah teori apapun. Mulai dari digigt, dipukul-pukulkan atau bahkan diputar-putar menggunakan tangannya.

Begitu juga bagi kamu yang ingin sukses, sebab sukses hanya akan lahir dari rahim keberanian memunculkan trobosan baru yang tidak terhitung. Sebab jika kamu hanya melakukan hal yang sama dan cara yang sama itu artinya kamu diam ditempat, dan sulit memetik kesuksesan. Keberanian untuk membuat trobosan menjadi salah satu kunci agar cepat menikmati kesuksesan.

Tidak memiliki cara?, ketika kecil kita tidak memiliki cara. Tapi nyatanya kita bisa membuka botol dan mengalirkan air dari kran. Begitu juga dengan kesuksesan, keberanian adalah cara awal kita untuk menjadi sukses. Sebab keberanian itu akan melahirkan cara baru. Sebab takut hanya akan menjadikan diri kita diam dan berhenti di tempat tanpa memiliki perkembangan apapun.

Kedua, ketika kecil kita tidak mengenal putus asa. Artinya dengan berbagai cara kita lakukan agar apa yang kita harapkan tercapai. Semisal ketika membuka botol. Kita tidak putus asa, menggunakan beragam cara sampai tutup botol itu benar-benar lepas dari ujungnya. Agar impiannya mendapatkan air itu bisa tercapai.

Begitu juga dengan kesuksesan. Orang yang ingin sukses tidak mengenal putus asa sebelum kesuksesan itu bisa tercapai. Menggunakan beragam cara dan usaha agar bisa memetik kesuksesan. Kegagalan, adalah hal yang biasa dan harus kita sikapi sebagai pelajaran dan tidak putus asa untuk memperbaikinya.

Ketiga, anak kecil tidak mengenal sakit. Keberanian yang muncul dalam masa kecil patut dijadikan sebuah pelajaran yang sagat berharga dalam menjalani kehidupan ini. Misalnya saja ketika belajar naik sepedah, anak kecil tidak pernah takut ia jatuh, terpelanting, bahkan mengenai setir sampai tubuhnya berdarah. Ia akan berdiri dan mencobanya sampai ia benar-benar bisa menjalankan sepedah dengan tenang.

Begitu juga dalam meraih kesuksesan, jiwa tahan banting perlu untuk ditumbuhkan. Sebab meraih kesuksesan tidak semudah kita membalikkan telapak tangan. Melainkan ada proses panjang, yang berkelok, menaik, menurun, berlubang dan sebagainnya. Hal itu secara otomasit kita harus merasakan sebuah kegagalan, jatuh dan sakit. Jiwa berani perlu ditanamkan agar kita bisa melewati semua jalan itu. Sebab ketika di jalan berkelok kita jatuh dan kemudian berhenti, itu artinya kita tidak akan mencapai kesuksesan. Misalkan saja tengok ketika masa kecil, saat latihan sepedah kemudian jatuh pertama selanjutnya kita berhenti. Apa yang terjadi, maka selamanya kita tidak akan bisa mengendarai sepedah.

Keempat, anak kecil tidak mengenal kegagalan. Bagaimanapun carannya ia tidak pernah memperhitungkan kegagalan. Pandangan besar yang dimiliki anak ini patut dijadikan tauladan dalam meraih sebuah kesuksesan.

Kegagalan hanya bagi mereka yang takut untuk melakukan sesuatu yang baru, dan takut berdiri lagi ketika jatuh. Tapi kegagalan tidak berlaku bagi mereka yang mau mencoba kegagalan dan terus memperbaikinya dengan tidak terhitung berapa kali ia mencobannya. Sebab hukum kesuksesan hanyalah hukum kali kita berdiri dari sebuah kegagalan.

6 Hal yang Dapat Memotivasimu Takut Jadi Mahasiswa

 

Menjadi seorang mahasiswa bagi sebagian orang adalah sebuah kebangaan tersendiri. Selain itu menjadi mahasiswa adalah impian oleh sebagian orang. Terlebih bagi mereka yang ingin sekali mengembangkan pengetahuan yang ada di dalam dirinya. Menjadi mahasiswa tentu  masuk menjadi bagian rencana hidupnya. Namun, bagi sebagian orang menjadi mahasiswaadalah sesuatu yang menakutkan. Banyak hal yang menjadi faktornya, diantaranya karen biaya yang mahal, hasil akhirnya yang masih sulit mencari pekerjaan, serta takut karena tugas-tugasnya yang kerap menyita banyak waktu dan sebagainnya. Bagi mereka yang memandang demikian, tentu ketika mendengar kata mahasiswa sontak merasa takut dan ogah untuk mengetahuinya lebih dalam. Di balik ketautan itu ada beberapa hal yang harus kamu ketahui, dan hal ini bisa jadi akan mengganti perasaanmu yang takut menjadi perasaan yang senang.

  1. Mahasiswa Memiliki Integritas Tinggi

Mahasiswa merupakan tingkatan yang tinggi dalam sebuah pendidikan. Mahasiswa memiliki integritas tinggi, artinya ketika jadi mahasiswa pemikiran kita perlahan akan terstruktur dalam memahami suatu hal. Menjadi mahasiswa merupakan kesempatan dalam memperbaiki kualitas diri. Artinya banyak hal yang dapat diambol dalam dunia mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri. Mengenai pemikiran hasil yang tidak menentu kembali lagi diri pribadi. Bagaimana bisa memanfaatkan momen mahasiswa, agar menjadi momen yang pas dalam memperbaiki diri. Sehingga hasilnya akan lebih baik.

  1. Mahasiswa Harapan Bangsa

Meskipun bukan hanya mahasiswa yang menjadi harapan bangsa. Namun, akan lebih terfokus bahwa output mahasiswa adalah output yang diharap-harapkan oleh bangsa. Melalui mahasiswa inilah momen pergerakan menuju perbaikan bisa dimulai dengan secara baik. Untuk itulah menjadi mahasiswa tentu bisa menjadi pilihan dalam menjaga dan memperbaiki bangsa ini.

  1. Memiliki Banyak Peluang Kerja

Bagi mereka yang takut jadi mahasiswa karena alasan biaya. Perlu diketahui bahwa jadi mahasiswa justru memiliki peluang kerja. Sebab banyak kesempatan yang dapat menghasilkan uang. Peluang-peluang ini diantaranya yang banyak dilakukan oleh bahasiswa untuk mendapatkan uang adalah; menjadi penulis, menjadi asisten dosen, bisnis online, mengikuti berbagai iven perlombaan, penelitian, dan sebagainnya. Kesemuannya bisa dijadikan pilihan untuk mendapatkan uang untuk hidup sekaligus untuk biaya semester. Untuk itu takut karena biaya bukan menjadi alasan pas, sebab tergantu bagaimana kita mampu bergerak dan memanfaatkan sebaik mungkin agar hasilnya pun bisa baik.

  1. Tugas Sebagai Asah Kopetensi

Bagi kamu yang takut jadi mahasiswa karena takut tugas-tugas, perlu dipahami bahwa tugas bisa menjadi ladang dalam mengasah kompensi. Melalui tugas kita bisa mengetahui banyak hal yang awalnya belum diketahui. Sekaligus tugas hakikatnya melatih kita untuk kerja cerdas. Di era modern sekarang, kerja keras sudah tidak menjadi tren. Sebab sudah terganti dengan kerja cerdas. Untuk itu jangan pernah menganggap tugas menjadi sesuatu yang menakutkan dan menghalangi untuk jadi mahasiswa. Sebab tugas bisa menjadi sesuatu yang sangat berguna dalam mengembangkan potensi diri kita.

  1. Banyak Relasi

Selain itu jadi mahasiswa bisa menambah relasi. Kamu bisa memiliki banyak teman dari berbagai daerah. Sebab umumnya ketika menjadi mahasiswa kebanyakan berasal dari dari jauh, lintas daerah bahkan sampai lintas negara. Untuk itu ketika jadi mahasiswa sekaligus kamu  bisa mengembangkan relasi yang kedepannya bisa berguna. Misal ingin menjadi pengusaha, relasi itu bisa dimanfaatkan dalam mengembangkan usahannya. Untuk itu tidak ada yang perlu ditakuti menjadi mahasiswa.

  1. Ilmu Sepanjang Hayat

Selanjutnya yang kerap menghantui banyak orang ketika menjadi mahasiswa, khususnya mereka yang lahir dari desa. Menjadi mahasiswa menjadi sebuah tantang tersendiri. Sebab sering di sindir oleh tetangga-tetangga “alah paling yo macul” (alah paling akhirnya ya mencangkul) sebuah sindiran yang menganggap bahwa kuliah itu tidak berguna. Sindiran ini yang tidak sedikit pula bisa membuat ciut orang yang hendak kuliah. Sebab ia sudah terbayang-bayang esoknya jadi apa.

Untuk menepis ketakutan itu perlu dipahami bahwa ilmu itu sepanjang hayat. Artinya sampai kapanpun ilmu itu akan berguna. Jika tahun ini belum bisa menemukan fungsinya dengan baik, bisa jadi di tahun ke depannya ilmu yang dimiliki bisa berguna bagi orang lain. Selain itu untuk menepis ketakutan ini perlu ketekunan dan keuletan ketika menjadi mahasiswa, agar diakhir ilmu kita benar-benar tertanam dalam diri dengan baik.